Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUN 2026 akan menjadi momen istimewa bagi pengamat langit di berbagai belahan dunia. Sepanjang tahun, sejumlah fenomena astronomi menarik akan menghiasi langit malam dan dapat disaksikan dengan mata telanjang maupun alat bantu sederhana.
Berikut rangkaian fenomena astronomi utama yang patut dinantikan pada 2026.
Supermoon menjadi salah satu fenomena paling mudah diamati karena tidak memerlukan peralatan khusus. Peristiwa ini terjadi saat Bulan berada di titik terdekatnya dengan Bumi ketika fase purnama, sehingga tampak lebih besar dan terang.
Pada 2026, supermoon diperkirakan muncul pada awal dan penghujung tahun, menciptakan pemandangan dramatis di cakrawala malam dan menarik minat pengamat langit maupun fotografer.
Salah satu fenomena paling langka pada 2026 adalah gerhana matahari total. Dalam peristiwa ini, Bulan sepenuhnya menutupi Matahari untuk beberapa menit di wilayah tertentu yang dilewati jalur totalitas. Fenomena ini menjadi perhatian karena memberikan kesempatan mengamati korona Matahari dan dinamika atmosfer bintang terdekat Bumi tersebut.
Selain gerhana matahari, tahun 2026 juga akan menghadirkan gerhana bulan total. Saat Bulan masuk sepenuhnya ke bayangan Bumi, permukaannya akan tampak berwarna kemerahan. Fenomena yang kerap disebut sebagai bulan darah. Gerhana bulan total dapat diamati dengan aman tanpa alat pelindung mata dan sering menjadi momen edukatif untuk memahami pergerakan benda langit.
Hujan meteor Perseid yang mencapai puncaknya pada pertengahan Agustus akan kembali menghiasi langit 2026. Fenomena ini dikenal sebagai salah satu hujan meteor paling aktif dan terang sepanjang tahun. Dalam kondisi langit gelap dan cerah, puluhan meteor dapat terlihat melesat setiap jam, menjadikannya peristiwa favorit bagi pengamat langit malam.
Menjelang akhir tahun, hujan meteor Geminid akan menutup kalender astronomi dengan pertunjukan cahaya yang intens. Meteor Geminid dikenal memiliki cahaya terang dan jumlah yang relatif banyak dibanding hujan meteor lainnya. Fenomena ini kerap menjadi penutup spektakuler bagi aktivitas pengamatan langit sepanjang tahun.
Selain fenomena Bulan dan meteor, 2026 juga akan diramaikan oleh parade planet, yaitu ketika beberapa planet tampak berdekatan di langit malam.
Peristiwa ini memberi kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan susunan planet tata surya dalam satu pandangan. Sekaligus, meningkatkan ketertarikan publik terhadap astronomi. (nationalgeographic/newscientist/Z-2)
Fenomena langit Mei 2026 menghadirkan hujan meteor Eta Aquarid hingga Blue Moon langka. Simak jadwal lengkap dan cara terbaik melihatnya di sini.
Salah satu fenomena utama terjadi pada Maret 2026, ketika gerhana Bulan total dapat diamati dari Indonesia.
Bahaya yang mengintai tidak hanya air laut, tapi juga dampak ikutan seperti angin puting beliung.
Supermoon adalah fenomena astronomi yang terjadi ketika bulan berada dalam fase purnama dan secara bersamaan berada di titik terdekatnya dengan Bumi dalam orbitnya.
Pemandangan langit awal tahun 2026 dihiasi oleh fenomena astronomi Supermoon di langit Provinsi Jiangsu, Tiongkok.
Sejumlah fenomena astronomi langka dan menarik akan menghiasi langit malam, mulai dari supermoon, hujan meteor Quadrantid, hingga oposisi Jupiter.
KLAIM yang menyebutkan bahwa Bumi akan mengalami kegelapan total selama beberapa menit pada Agustus 2027 sempat ramai beredar di media sosial.
Pada 2 Agustus 2027 mendatang, bulan akan berada tepat di antara Bumi dan Matahari, sehingga menutupi cahaya Matahari sepenuhnya di wilayah tertentu.
Kuartet Artemis II bakal memecahkan rekor jarak terjauh manusia di luar angkasa sekaligus menyaksikan gerhana matahari unik selama 53 menit dari kapsul Orion.
Pada 17 Februari bertepatan dengan kemunculan Bulan baru. Momen ini juga diramaikan perayaan Tahun Baru Imlek dan bersiapnya sebagian umat menyambut Ramadan.
Gerhana Matahari total adalah salah satu pertunjukan langit paling menakjubkan yang bisa disaksikan manusia. Tapi ada kabar mengejutkan: fenomena itu tidak akan selamanya ada.
Peneliti ungkap reaksi unik hewan di padang rumput saat Gerhana Matahari Total April 2024 melalui rekaman suara. Apakah alam benar-benar menjadi sunyi?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved