4 Fenomena Langit Mei 2026 yang Jarang Terjadi, Catat Tanggalnya!

Asha Bening Rembulan
24/4/2026 22:39
4 Fenomena Langit Mei 2026 yang Jarang Terjadi, Catat Tanggalnya!
Bulan terbit di atas sungai Syr Darya, Minggu, 13 November 2016, Baikonur, Kazakhstan.(Dok: NASA/Bill Ingalls)

TAHUN 2026 jadi salah satu momen terbaik untuk menikmati fenomena langit. Setelah dibuka dengan Supermoon, Blood Moon, dan hujan meteor Lyrids, bulan Mei kembali menghadirkan rangkaian peristiwa langit yang tak kalah menarik.

Berikut empat fenomena utama yang akan menghiasi langit sepanjang Mei 2026:

1. Bulan Purnama - 1 Mei

Mei dibuka dengan kemunculan bulan purnama. Pada fase ini, Bulan berada di posisi berlawanan dengan Matahari sehingga seluruh permukaannya tampak terang sempurna dari Bumi.

2. Hujan Meteor Eta Aquarid - Puncak 5-6 Mei

Salah satu hujan meteor paling aktif tahun ini akan mencapai puncaknya pada malam 5 Mei hingga dini hari 6 Mei. Dalam kondisi ideal, fenomena ini bisa menghasilkan hingga 50 meteor per jam.

Waktu terbaik untuk mengamatinya adalah setelah tengah malam, saat Bulan memasuki fase seperempat akhir. Eta Aquarid juga lebih jelas terlihat di Belahan Bumi Selatan, meski tetap bisa dinikmati dari wilayah lain.

3. Bulan Baru - 16 Mei

Pada fase ini, Bulan berada di sisi yang sama dengan Matahari sehingga tidak terlihat dari Bumi. Kondisi langit yang gelap menjadikannya waktu terbaik untuk mengamati objek langit redup seperti galaksi dan gugusan bintang.

4. Blue Moon - 31 Mei

Fenomena langka terjadi di akhir bulan, Blue Moon, atau bulan purnama kedua dalam satu bulan yang sama.

Meski disebut “bulan biru”, warnanya tidak benar-benar biru. Istilah ini muncul untuk menggambarkan betapa jarangnya peristiwa tersebut—yang kemudian dikenal lewat ungkapan “once in a blue moon”.

Selain empat fenomena utama tersebut, Mei juga menjadi waktu yang tepat untuk menyaksikan cahaya Da Vinci (earthshine) pada bulan sabit, serta peristiwa Merkurius yang melintas di belakang Matahari. (NASA/Space.com/SeaSky/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya