Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGIT malam Indonesia kembali menghadirkan fenomena menarik. Hujan meteor Lyrid, salah satu peristiwa astronomi tahunan yang paling ditunggu, diperkirakan mencapai puncaknya pada malam ini hingga dini hari.
Momen ini menjadi kesempatan istimewa bagi pecinta langit untuk menyaksikan kilatan meteor yang melesat cepat di angkasa. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Medcom, puncak aktivitas hujan meteor Lyrid 2026 diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Kamis (23/4) dini hari.
Hujan meteor Lyrid telah aktif sejak 16 April dan akan berlangsung hingga 25 April 2026. Namun, malam ini menjadi waktu paling ideal untuk mengamatinya karena aktivitas meteor diperkirakan berada di titik tertinggi.
Di wilayah Jakarta dan sekitarnya, fenomena ini mulai bisa diamati sejak pukul 22.10 WIB, ketika titik radian mulai terbit di ufuk timur. Hujan meteor lalu berlangsung sepanjang malam hingga menjelang fajar sekitar pukul 05.29 WIB.
Waktu terbaik untuk melakukan pengamatan diperkirakan sekitar pukul 04.00 WIB. Pada saat itu, titik radian berada lebih tinggi di langit sehingga peluang melihat meteor menjadi lebih besar. Dalam kondisi langit cerah, pengamat berpeluang menyaksikan sekitar 13 meteor per jam.
Kondisi pengamatan pada puncak hujan meteor Lyrid tahun ini tergolong cukup baik. Fase Bulan yang berada pada kuartal pertama dinilai tidak terlalu mengganggu jarak pandang, sehingga langit masih relatif gelap untuk mengamati meteor.
Meteor terlihat saat partikel debu luar angkasa memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi. Gesekan dengan atmosfer memunculkan panas ekstrem yang menghasilkan kilatan cahaya di langit. Meski tampak sangat dekat, Bumi sebenarnya hanya melintasi jejak debu yang ditinggalkan komet di sepanjang orbitnya.
Agar pengamatan lebih maksimal, masyarakat disarankan memilih lokasi minim polusi cahaya, seperti area pedesaan, pantai, atau dataran tinggi.
Selain itu, mata sebaiknya diberi waktu beradaptasi dengan kegelapan selama sekitar 10 hingga 15 menit. Dengan begitu, meteor yang tampak redup akan lebih mudah terlihat.
Pengamat juga tidak disarankan menatap langsung ke titik radian. Sebaiknya arahkan pandangan ke area langit di sekitarnya, sekitar 30 hingga 40 derajat dari titik tersebut, agar peluang melihat meteor lebih besar.
Dengan kondisi pengamatan yang cukup mendukung dan puncak fenomena terjadi malam ini, hujan meteor Lyrid menjadi momen langka yang sayang untuk dilewatkan. Bagi yang bersedia begadang, fenomena ini bisa menjadi pengalaman berkesan untuk menikmati keindahan langit malam. (Medcom/Z-20)
Panduan lengkap cara melihat hujan meteor Lyrid dan fenomena langit lainnya. Tips memotret meteor hanya dengan HP dan waktu terbaik pengamatan di Indonesia
Hujan meteor Lyrid 2026 capai puncak 22-23 April. Simak waktu terbaik, cara melihat, dan lokasi ideal untuk menikmati fenomena langit ini tanpa alat.
Hujan meteor Lyrid 2026 akan mencapai puncak pada malam 21 April hingga dini hari 22 April. Simak fakta menarik, waktu terbaik, dan tips melihat Lyrid di langit malam.
Panduan lengkap fenomena Pink Moon 1 April 2026, jadwal hujan meteor Lyrid, serta analisis mendalam mengenai peristiwa langit sepanjang April 2026
HUJAN meteor Lyrid merupakan salah satu hujan meteor tertua yang diketahui. Rupanya, penampakan meteor Lyrid telah diamati selama 2.700 tahun.
Fenomena langit Mei 2026 menghadirkan hujan meteor Eta Aquarid hingga Blue Moon langka. Simak jadwal lengkap dan cara terbaik melihatnya di sini.
Kilatan cahaya singkat yang muncul di sisi gelap Bulan pada Desember 2025 bukan hanya peristiwa astronomi biasa.
Salah satu fenomena utama terjadi pada Maret 2026, ketika gerhana Bulan total dapat diamati dari Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved