Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN meteor Lyrid akan kembali menghiasi langit malam pada akhir April 2026. Fenomena ini dikenal sebagai salah satu hujan meteor tertua yang pernah dicatat manusia. Pengamat di Tiongkok telah merekam kemunculannya sejak 687 SM, menjadikan Lyrid sebagai salah satu pertunjukan langit paling bersejarah.
Lyrid terkenal karena meteor-meteornya melesat cepat dan tampak terang. Dalam kondisi normal, hujan meteor ini menghasilkan sekitar 10 hingga 15 meteor per jam saat puncak. Meski begitu, Lyrid juga pernah menunjukkan lonjakan langka dengan jumlah meteor jauh lebih banyak, sehingga selalu menarik ditunggu para pengamat langit.
Berikut beberapa fakta singkat tentang Lyrid:
Meski cukup aktif, meteor Lyrid umumnya tidak meninggalkan jejak debu panjang yang bercahaya di langit. Namun, hujan meteor ini sesekali menghadirkan meteor sangat terang yang dikenal sebagai fireball atau bola api. Inilah salah satu alasan Lyrid kerap disebut sebagai hujan meteor yang singkat, tetapi tetap memikat.
Lyrid paling ideal diamati dari Belahan Bumi Utara. Titik pancarannya berada di dekat bintang terang Vega, salah satu bintang paling mencolok di langit malam, yang berada di konstelasi Lyra. Saat Vega semakin tinggi menjelang tengah malam hingga dini hari, peluang melihat meteor Lyrid juga ikut membesar.
Untuk tahun 2026, waktu terbaik menyaksikan hujan meteor Lyrid adalah malam 21 April hingga dini hari 22 April, terutama setelah tengah malam sampai sebelum fajar. Kondisi pengamatan tahun ini juga cukup menguntungkan karena langit diperkirakan relatif gelap tanpa gangguan cahaya bulan yang besar.
Agar pengalaman melihat Lyrid lebih maksimal, perhatikan beberapa tips berikut:
Dengan kondisi langit yang mendukung, hujan meteor Lyrid bisa menjadi salah satu fenomena langit paling menarik untuk dinikmati pada April 2026. (NASA/EarthSky/American Meteor Society/Z-10)
Langit malam April 2025 akan dihiasi oleh salah satu pertunjukan alam paling dinanti: hujan meteor Lyrid. Fenomena ini berlangsung dari 16 hingga 25 April.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved