Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA langit spektakuler tengah berlangsung di penghujung Oktober 2025. Komet Lemmon (C/2025 A6) kini sedang mencapai puncak kecerahannya, menjadikannya salah satu komet paling terang dan menawan tahun ini.
Menurut berbagai laporan astronomi, Komet Lemmon kini terlihat jelas di langit utara menjelang fajar maupun malam hari. Ini adalah kesempatan langka bagi masyarakat untuk melihat komet dengan mata telanjang, tanpa teleskop.
Komet ini pertama kali ditemukan di Gunung Lemmon, Arizona, pada 3 Januari 2025, menggunakan teleskop berdiameter 60 inci. Namun, citranya ternyata sudah terekam sejak November 2024, baru disadari setelah analisis data dilakukan ulang.
Berdasarkan orbitnya, Komet Lemmon hanya mendekati Matahari setiap 1.350 tahun sekali, menjadikannya fenomena yang sangat langka.
Sejak awal Oktober, Komet Lemmon melintasi rasi bintang Ursa Major (Beruang Besar) dan terus meningkat kecerahannya. Setelah melintasi bintang Cor Caroli, kini komet ini tampak semakin tinggi di langit malam, terutama dari lokasi dengan langit gelap dan minim polusi cahaya.
Menurut EarthSky, komet ini mencapai jarak terdekat dengan Bumi pada 21 Oktober 2025, dan akan terus terang hingga awal November.
Diperkirakan puncak kecerahan terjadi antara 31 Oktober - 1 November, dengan magnitudo sekitar 2,5-3, cukup terang untuk terlihat tanpa teleskop di bawah langit cerah.
Untuk pengamat di Indonesia, waktu terbaik melihat Komet Lemmon adalah dini hari menjelang subuh, mengarah ke langit utara. Pastikan lokasi pengamatan memiliki cakrawala yang lapang dan bebas cahaya kota.
Namun, para astronom mengingatkan bahwa kecerahan komet dapat berubah secara tak terduga, tergantung aktivitas gas dan debunya. Karenanya, pengamatan langsung dari tempat gelap tetap menjadi kunci utama.
Selain Komet Lemmon, langit malam juga akan dihiasi oleh komet lain seperti C/2025 R2 (SWAN) dan 3I/ATLAS, meski keduanya belum cukup terang untuk dilihat tanpa alat bantu.
Dengan cuaca cerah dan lokasi ideal, akhir Oktober hingga awal November 2025 akan menjadi momen terbaik menyaksikan keindahan langit malam.
Bagi penggemar astronomi maupun masyarakat umum, Komet Lemmon menjadi suguhan langka yang tak boleh dilewatkan. (
Fenomena ini merupakan peluang langka bagi para pencinta astronomi di seluruh dunia untuk melihat dua komet cerah melintas di langit dalam waktu yang sangat dekat peristiwa
Fenomena langit Mei 2026 menghadirkan hujan meteor Eta Aquarid hingga Blue Moon langka. Simak jadwal lengkap dan cara terbaik melihatnya di sini.
Hujan meteor Lyrid diperkirakan mencapai puncak pada malam ini hingga dini hari. Simak waktu terbaik pengamatan, kondisi langit, dan tips melihatnya dari Indonesia.
Hujan meteor Lyrid 2026 capai puncak 22-23 April. Simak waktu terbaik, cara melihat, dan lokasi ideal untuk menikmati fenomena langit ini tanpa alat.
Kenapa bulan bisa terlihat berbeda di tiap negara? Ternyata bukan berubah bentuk. Ini penjelasan ilmiah soal orientasi bulan yang sering bikin bingung.
Menurut NASA, komet merupakan benda langit yang tersusun dari es, debu, dan batuan yang dapat menghasilkan ekor terang saat mendekati Matahari akibat pemanasan intens.
Profesor BRIN Thomas Djamaluddin memastikan benda langit viral di Lampung dan Banten pada 4 April adalah sampah roket Tiongkok CZ-3B yang terbakar di atmosfer. Simak kronologinya!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved