Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HADIRNYA Human Mobile Devices (HMD) dalam pameran teknologi Mobile World Congress (MWC) Barcelona 2024 telah menambah keseruan acara tersebut. Meskipun tanpa peluncuran produk baru, HMD memberikan bocoran tentang produk yang akan segera dirilis oleh perusahaan. Salah satu yang menarik perhatian adalah ponsel lipat bertema Barbie.
Kolaborasi antara HMD dan Mattel, perusahaan mainan yang terkenal dengan boneka Barbie, menghasilkan perangkat yang unik.
Ponsel lipat Barbie HMD, yang disebut sebagai flip, akan menampilkan desain yang mengingatkan pada ponsel lipat era sebelum smartphone modern, seperti Motorola Razr.
Baca juga : Oppo Find N3 Flip Dibanderol Rp29,9 Juta, Cek Spesifikasinya
Meskipun demikian, fitur ponsel ini tidak akan sekompleks smartphone lipat saat ini, karena memang mengusung konsep yang lebih sederhana. Namun, kehadiran ponsel lipat bertema Barbie ini diharapkan dapat menghadirkan sentuhan nostalgia bagi penggemar Barbie dan teknologi.
Kolaborasi ini diumumkan secara resmi melalui situs web resmi HMD. Menurut pernyataan dari HMD, ponsel lipat bertema Barbie ini direncanakan akan diluncurkan pada Juli mendatang, menambah daftar produk inovatif yang ditawarkan oleh perusahaan teknologi ini.
Dikutip dari The Verge, meskipun belum ada informasi mengenai harga, spesifikasi, atau fitur dari ponsel yang belum diberi nama ini, namun diprediksi bahwa ponsel tersebut akan menjadi ponsel lipat dengan fitur konvensional, bukan smartphone atau ponsel pintar.
Baca juga : Survei: 62 Persen Konsumen Indonesia Ingin Miliki Ponsel Lipat
Kepala Wawasan, Proposisi, dan Pemasaran Produk Global HMD Adam Ferguson menyatakan ponsel Barbie ini merupakan perangkat yang benar-benar baru.
Menurut Ferguson, Barbie bukan hanya sebuah merek yang dipilih, tetapi juga merupakan solusi yang siap digunakan. Adam juga menyatakan bahwa akan ada kolaborasi baru yang akan terjadi di masa depan, namun ia belum dapat mengungkapkannya.
“Barbie bukanlah merek untuk dipilih, melainkan solusi yang siap untuk digunakan,” kata Adam, dikutip dari The Verge.
Baca juga : Smartphone Lipat Oppo Find N3 Flip Resmi Hadir di Indonesia
Pada September 2023, HMD berkomitmen untuk tidak hanya memproduksi produk ponsel Nokia, tetapi juga menjual produk-produk mereka sendiri.
Namun, Ferguson menegaskan langkah itu bukan karena perusahaan ingin menggunakan merek lain di tengah penurunan popularitas Nokia. Menurutnya, strategi ini dijalankan untuk memperoleh lebih banyak keuntungan.
“Hanya saja, dari sudut pandang bisnis HMD, kami memiliki peluang untuk berbuat lebih banyak, dengan strategi multi merek ini,” jelasnya.
Baca juga : Membongkar Keunggulan Ponsel Lipat Samsung, Disematkan Fitur dan Prosesor Canggih
Adam menjelaskan bahwa dari perspektif bisnis HMD, mereka memiliki peluang untuk melakukan lebih banyak hal dengan strategi multi merek ini. Kolaborasi dengan Barbie bukanlah ponsel pertama yang diproduksi dan dijual oleh HMD.
Selain itu, ponsel pertama HMD dan ponsel bertema Barbie ini sudah terdaftar di database IMEI dengan nomor model N159V dan TA-1585. Menariknya, HMD juga berencana menawarkan beberapa inisiatif teknologi lainnya, salah satunya adalah HMD Fusion, sebuah perangkat bergaya ponsel pintar yang dapat disesuaikan sesuai keinginan pengguna.
Barbie Flip Phone ini didominasi warna merah jambu, akan menjadi simbol kekuatan perempuan yang diwakili oleh Barbie. Ponsel ini direncanakan akan diluncurkan pada musim panas 2024.
Baca juga : Desain Intuitif dan Fashionable Jadi Alasan Konsumen Pilih Ponsel Flip
HMD belum memberikan detail spesifikasi dari Barbie Flip Phone ini. Namun, mereka menyebutkan bahwa ponsel ini mengingatkan pada era ponsel fitur, di mana fungsi utama adalah untuk menelepon dan mengirim pesan.
Hal ini menandakan sebuah nostalgia akan era ponsel konvensional yang kini tengah mengalami kebangkitan. Sebelumnya, HMD juga telah merilis ponsel feature yang diberi nama Flip Phone pada 2022.
Perusahaan melihat adanya tren di kalangan generasi milenial dan Gen Z yang semakin peduli terhadap kesehatan mental mereka. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengurangi penggunaan layar (screen time), termasuk penggunaan gawai seperti ponsel dan komputer. Dengan demikian, kehadiran ponsel seperti Barbie Flip Phone diharapkan dapat menjadi alternatif yang lebih seimbang bagi pengguna dalam berinteraksi dengan teknologi sehari-hari. (Z-1)
Pameran ini bertujuan untuk memperlihatkan bagaimana titik awal pergerakan kebangsaan dimulai dari Kota Bandung
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
Di tengah dinamika dan ketidakpastian industri, kolaborasi dengan mitra global menjadi faktor krusial dalam memperkuat daya saing industri garmen dan tekstil.
FHTB 2026 hadir kembali di BNDCC Bali pada 28-30 April 2026. Menampilkan 200+ perusahaan global, kompetisi kuliner, dan tren pariwisata berkelanjutan.
ARCH:ID kembali hadir sebagai salah satu agenda paling dinantikan oleh pelaku industri arsitektur, interior hingga material bangunan di Indonesia.
Seluruh karya diseleksi melalui proses kuratorial yang cermat oleh dewan juri yang terdiri dari Wiyu Wahono (kolektor seni), Heri Pemad (Founder ArtJog) dan Angga Aditya (CEO Grey Art Gallery).
Huawei Mate XT 2 dikabarkan meluncur Oktober 2026 dengan baterai 6.000mAh, chip Kirin 9050 Pro, dan teknologi engsel terbaru yang lebih tahan lama.
Realme C100 siap meluncur dengan baterai 8000 mAh dan Titan Battery Safety System. Simak spesifikasi daya tahan dan jadwal rilisnya di sini.
Mengulas 7 ponsel dengan teknologi canggih namun gagal total di pasaran, mulai dari Samsung Galaxy Note 7 hingga Amazon Fire Phone.
Surat edaran tersebut telah diterima seluruh sekolah dan langsung berlaku sejak diterbitkan.
Sony Xperia 1 VIII dikabarkan membawa perubahan desain radikal dengan modul kamera persegi dan sensor 48MP. Simak bocoran lengkapnya di sini.
Jangan terjebak angka RAM besar! Simak faktor kunci performa smartphone Rp2 jutaan, mulai dari chipset Helio G99 hingga teknologi storage UFS 2.2.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved