Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JEJARING sosial milik Meta, Threads, akhirnya tersedia di Eropa, dan secara lebih spesifik, di 27 negara anggota dari Uni Eropa. Rival Twitter, atau sekarang X, telah tersedia di Inggris dan Amerika Serikat pada musim panas lalu.
Threads juga mencatat rekor sebab mencapai 100 juta pengguna terdaftar pada pekan pertama kehadirannya. Jejaring sosial ini juga dapat diakses via threads.net baik oleh pengguna terdaftar maupun tidak terdaftar.
Sementara itu, pemilik smartphone juga dapat mengunduh aplikasi untuk dapat menikmati pengalaman penuh dari Google Play atau App Store. Threads masih tetap bersinergi erat dengan Instagram, dan pengguna tidak dapat mengunggah di Threads tanpa akun Instagram.
Baca juga: Polusi Udara Bunuh Ratusan Ribu Orang Eropa sepanjang 2021
Kedua aplikasi tersebut terintegrasi sebagai erat satu sama lain, sehingga satu utasan dapat dengan mudah dibagikan sebagai Instagram Story, Direct Message, atau bahkan unggahan di feed Instagram.
Hal serupa juga bisa dilakukan pengguna Instagram ke Threads, meski tidak intuitif seperti yang diharapkan oleh banyak pihak, namun masih memungkinkan. Namun, permasalahan utama dengan regulasi Uni Eropa masih belum sepenuhnya terselesaikan.
Digital Markets Act diperkenalkan untuk menyamakan kedudukan dan menghentikan penyalahgunaan oleh perusahaan teknologi besar dalam memilih platformnya sendiri. Meta harus menanggapi regulasi ini hingga bulan Maret 2024 guna melepaskan simpul rumit yang mengaitkan Facebook, Messenger, Instagram, dan kini, Threads.
Baca juga: Zuckerberg Uji Coba Integrasi Threads dengan Platform Lain
Cara Threads beroperasi serupa dengan X, pengguna dapat mengunggah, mengunggah ulang atau repost, berbagi dengan teman, mengirimkan DM, dan terpenting, mengombinasikan rangkaian unggahan menjadi satu utasan.
Threads menarik perhatian masyarakat secara cepat, diuntungkan dari kekacauan di Twitter dan proses perubahan merek menjadi X oleh pemilik dan CEO barunya, Elon Musk, dan keterkaitan dengan akun Instagram juga membantu peningkatan jumlah pengguna secara signifikan tersebut. (Medcom/Z-6)
PERUSAHAAN teknologi Meta menyesuaikan persyaratan usia pengguna untuk layanan Facebook, Instagram, dan Threads di Indonesia dikutip dari laman resmi Meta, Jumat (10/4).
Meta, perusahaan teknologi yang merupakan induk dari Facebook, dilaporkan tengah mempertimbangkan rencana pengurangan sekitar 20% dari total tenaga kerjanya.
FACEBOOK Marketplace meluncurkan fitur Meta AI baru, termasuk fitur yang secara otomatis membalas pesan dari pembeli yang berminat, demikian diumumkan Facebook pada hari Kamis.
Facebook adalah salah satu media sosial terbesar di dunia yang digunakan untuk berkomunikasi, berbagi informasi, dan membangun jaringan pertemanan secara online.
Menurut tangkapan layar yang dibagikan oleh Paluzzi, Meta akan memperingatkan pengguna bahwa jika mereka keluar dari daftar Teman Dekat.
Bingung karena lupa? Berikut panduan lengkap cara melihat kata sandi FB sendiri yang tersimpan di Google Chrome, Android, dan iPhone dengan mudah dan aman.
Meta menunjukkan komitmennya untuk mematuhi regulasi Indonesia, membatasi akses anak di platform sosial besar mulai April 2026.
Kemkomdigi memberi tenggat tiga hari kepada Meta dan Google untuk melengkapi dokumen usai pemeriksaan dugaan pelanggaran PP Tunas dan aturan turunannya.
Kemkomdigi layangkan panggilan kedua untuk Meta dan Google terkait perlindungan anak (PP Tunas). Sanksi pemutusan akses mengancam jika raksasa teknologi ini mangkir.
Pemerintah panggil Meta dan Google karena melanggar aturan perlindungan anak. Sanksi administratif hingga pemblokiran akses siap diberlakukan.
Dengan dukungan teknologi, proses perancangan dan pembangunan dapat dilakukan lebih efektif, efisien, serta tetap memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved