Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Aspen Technology, Inc. (Nasdaq:AZPN), sebagai pemimpin global dalam perangkat lunak industri, mengumumkan ketersediaan rilis perangkat lunak AspenONE terbaru, V14.
Rilis baru ini menghadirkan kemampuan intelijen dan panduan tingkat lanjut yang dapat meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan serta lebih jauh lagi meningkatkan keunggulan operasional.
Selain itu, V14 memungkinkan pelanggan untuk mempercepat proyek keberlanjutan dengan lebih dari 100 model sampel dan mengelola emisi Scope 1 dan 2 untuk mengurangi jejak karbon.
Baca juga : Software ERP Tingkatkan Efisiensi 67% dan Dorong Kesuksesan Bisnis
“Ini adalah waktu yang kritis bagi perusahaan untuk mengoptimalkan efisiensi dan keberlanjutan di seluruh operasi mereka,” kata David Arbeitel, Senior Vice President of Products at AspenTech dalam keterangan pers, Minggu (27/110.
“Pelanggan kami diposisikan secara unik untuk mendukung tantangan ganda dalam memenuhi permintaan yang meningkat dari populasi yang berkembang dengan cara yang lebih berkelanjutan," jelas David.
"Kemampuan baru di V14 akan membantu pelanggan merampingkan perkembangan ke arah tujuan keberlanjutan dan keunggulan operasional untuk hasil bisnis yang lebih kuat,” imbuhnya.
Baca juga : Shipper dan Honeywell Bermitra Kenalkan Sistem Manajemen Gudang Meson di Indonesia
Percepat Menuju Sasaran Net-zero
Dijelaskan, AspenONE V14 mencakup lebih dari 100 model sampel keberlanjutan untuk memulai kemajuan di bidang manajemen emisi, ekonomi hidrogen, penangkapan karbon, sirkularitas material, bahan baku berbasis bio, dan energi terbarukan.
V14 mengotomatiskan pengumpulan data emisi CO2 dari berbagai sumber untuk kepatuhan/pelaporan dekarbonisasi dan memungkinkan pelanggan untuk membuat model emisi ini dalam misinya untuk mencapai target keberlanjutan.
Baca juga : Confluent Luncurkan Data Streaming untuk AI Dukung Aplikasi AI Real-Time
Capai Tingkat Keunggulan Operasional Baru
Nilai utama yang disampaikan oleh rilis V14 adalah pengambilan keputusan operasional yang ditingkatkan.
Dengan dua penawaran baru – Aspen Virtual Advisor (AVA) untuk DMC3 dan Aspen Unified Reconciliation and Accounting (AURA) – ditambah kapabilitas baru dan beberapa integrasi yang ditingkatkan antara solusi yang sudah ada.
Baca juga : Konferensi Teknologi 'Mekari Conference 2023' Sentuh Dampak AI Bagi Bisnis
Rilis baru ini memberikan panduan yang dapat ditindaklanjuti atau kecerdasan tambahan real-time dan memprioritaskan anomali dan peringatan kegagalan berdasarkan tingkat kepelikan dan risiko operasional.
Selain itu, V14 meminimalkan kerugian material dengan keseimbangan massa dan volume yang cepat dan efisien, serta mengevaluasi opsi downtime yang direncanakan untuk memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih baik yang meminimalkan dampak pada komitmen produksi dan pesanan.
Perspektif Analis Industri
Baca juga : Cartrack Sajikan Fitur Optimasi Rute Inovatif Guna Tingkatkan Efisiensi Armada
“Rilis baru AspenTech dari V14 menunjukkan komitmen terhadap inovasi dengan perangkat lunak baru untuk mempercepat program keberlanjutan pelanggan,” jelas Peter Reynolds, Principal Analyst, ARC Advisory Group.
“Dengan kemajuan untuk lebih menyatukan fungsi perencanaan, penjadwalan, akuntansi produksi dan pemeliharaan, pengguna AspenTech dapat menunjukkan kepemimpinan industri dengan menambahkan kemampuan AI yang unik," katanya.
"Serta dengan penerapan analitik kognitif untuk mengatasi masalah kuno dengan transfer pengetahuan dan penerimaan operator terhadap sistem seperti Advance Process Control," ucapnya.
Rilis terbaru perangkat lunak AspenONE V14 saat ini tersedia. Untuk mempelajari tentang semua produk dan kemampuan baru, kunjungi halaman rilis kami.
Aspen Technology, Inc. (Nasdaq: AZPN) adalah pemimpin perangkat lunak global yang membantu industri di garis depan tantangan ganda dunia untuk memenuhi permintaan sumber daya yang meningkat dari populasi yang berkembang pesat dengan cara yang menguntungkan dan berkelanjutan. (RO/OL-09)
Dicoding kembali menggelar ajang tahunan bergengsi, Dicoding Developer Conference (DDC) 2026.
BRICS Industrial Innovation Contest 2026 resmi dibuka di Jakarta. Ajang ini menjadi peluang inovator Indonesia menembus pasar internasional dan memperkuat ekonomi.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
PT Data Labs Analytics (datalabs.id) berhasil meraih penghargaan 2026 Google Cloud Partner of the Year Award for Country: APAC-Indonesia atas pencapaiannya dalam ekosistem Google Cloud.
Menanti kehadiran Motorola Edge 70 Pro. Simak bocoran spesifikasi gahar, prediksi performa, dan fitur canggih yang akan dibawa flagship ini.
Prof Harris menegaskan pentingnya melampaui dogma hukum klasik dan mendorong algoritma dapat digugat secara hukum demi keadilan korban
BytePlus menggelar BytePlus Indonesia AI Day 2026 pada 16 April 2026 di Jakarta dengan mengusung tema Unleash Frontier AI Capabilities.
Layanan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern yang menginginkan kemudahan tanpa mengorbankan keamanan
SNS tahun ini resmi memulai program uji coba truk listrik (Electric Vehicle/EV) guna melengkapi armada operasional untuk pengiriman barang dari depo menuju ritel.
KOMPETENSI digital merupakan salah satu yang krusial untuk terus ditingkatkan di kalangan pelajar. Hal tersebut harus dilakukan lewat berbagai pelatihan dan edukasi.
Virtuenet memperkenalkan sejumlah sistem teknologi untuk mengatasi permasalahan tersebut, teknologi yang membawa rangkaian solusi digital terintegrasi.
Ia mencontohkan, permainan tradisional maupun aktivitas fisik lainnya dapat menjadi pilihan untuk mengalihkan perhatian anak dari penggunaan gawai secara berlebihan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved