Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DARI pelanggan Amazon hingga pemilik iPhone akan melakukan pemikiran ulang dalam cara berinteraksi dengan Big Tech. Ini berkat undang-undang baru yang disetujui oleh Uni Eropa pada Kamis (24/3).
Undang-Undang Pasar Digital (The Digital Markets Act) mencoba memastikan pemain yang lebih kecil akan dapat memasuki pasar tanpa raksasa Silicon Valley menginjak mereka sebelum mereka turun. "Ini melawan kemampuan mereka untuk mengunci konsumen dalam ekosistem mereka hanya dengan kekuatan pangsa pasar," kata Pierre-Jean Benghozi dari lembaga penelitian Prancis CNRS.
Etos tersebut merupakan inti dari salah satu proposal yang paling menarik untuk memastikan interoperabilitas antaraplikasi perpesanan. Pada dasarnya, ini berarti pengguna WhatsApp, misalnya, dapat meninggalkan aplikasi, tetapi melanjutkan percakapan dengan teman nanti dengan menggunakan iMessenger, Signal, atau aplikasi lain.
WhatsApp, di kandang pemilik Facebook Meta, telah mempertahankan cengkeraman di pasar setidaknya sebagian karena begitu banyak orang sudah menggunakannya. Jika tidak lagi memiliki daya tarik itu, tidak sulit untuk melihat pengguna beralih ke aplikasi lain.
Sonia Cisse, pengacara spesialis dari firma Linklaters, menyoroti ketentuan dalam undang-undang yang akan menghentikan platform besar untuk mempromosikan layanan mereka sendiri daripada saingan mereka. "Ini masalah bagi Google," katanya. "Jika Anda mengetik 'perjalanan' ke dalam bilah pencarian, misalnya, Anda tidak akan lagi menemukan perjalanan yang ditawarkan oleh Google."
Amazon juga telah lama dituduh mempromosikan produknya sendiri. Praktik-praktik itu akan ilegal jika DMA lolos dalam bentuknya saat ini.
Apple juga menghadapi beberapa dominasinya yang tergencet. Ia tidak akan lagi dapat memaksa pelanggan untuk membeli dan menjual aplikasi menggunakan sistem pembayaran internalnya dan pengguna akan dapat menghapus browser Safari yang menjadi standar pada iPhone-nya.
Maya Noel, dari grup Digital France yang melobi perusahaan rintisan, mengatakan aturan semacam ini dapat mengubah lanskap sepenuhnya untuk pengembang yang lebih kecil. Toko aplikasi, "Tidak akan lagi dapat memaksa mereka untuk melalui sistem identifikasi, sistem pembayaran, atau mencegah mereka beriklan secara langsung," jelasnya.
Ursula Pachl dari Organisasi Konsumen Eropa menyebutnya sebagai hukum penting untuk transformasi digital UE. "Namun negara-negara anggota sekarang juga harus menyediakan Komisi dengan sumber daya penegakan yang diperlukan untuk melangkah pada saat ada permainan curang," katanya.
Di masa lalu, undang-undang UE yang besar mengalami penerapan yang tidak merata. Regulasi privasi data besar (GDPR) mulai berlaku pada 2018 dan memberdayakan regulator di seluruh blok untuk mengeluarkan denda tinggi. Namun para aktivis telah lama menyesali lambatnya tindakan dengan kasus-kasus yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk diselesaikan melalui sistem.
Maya Noel berharap DMA akan berbeda. Dia mengatakan pengembang aplikasi, misalnya, harus bisa mendapatkan tanggapan yang sangat cepat atas laporan ketidakpatuhan.
Pelapor tidak perlu lagi membuktikan bahwa perusahaan besar itu menyalahgunakan posisi dominannya. Sebaliknya, itu akan cukup untuk menunjukkan bahwa salah satu aturan wajib DMA telah dilanggar.
Baca juga: Lima Tujuan Baik UU Pasar Digital Uni Eropa
Industri ini, tentu saja, jauh dari kata bahagia. "DMA meminjam solusi dari kasus penegakan persaingan yang sedang berlangsung, tetapi menerapkannya secara tidak fleksibel dan berdasarkan satu ukuran untuk semua layanan platform perusahaan yang ditunjuk sebagai penjaga gerbang," kata CCIA, kelompok lobi industri.
Pengacara Sonia Cisse juga bertanya terkait hukum sudah terlalu jauh atau tidak. "Ini sedikit seperti GDPR," katanya. "Ini dirancang untuk pemain yang sangat besar, tetapi pemain kecil lain terjebak di jaring." (AFP/OL-14)
UE adopsi paket sanksi ke-20 terhadap Rusia, menyasar sektor energi hingga perbankan. Terminal Minyak Karimun di Indonesia ikut terseret daftar sanksi.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan risiko besar jika bantuan senjata dan atensi diplomatik AS beralih sepenuhnya ke konflik Iran.
Windrawan Inantha memaparkan dalam ranah perdagangan sawit global Uni Eropa telah beralih dari pasar atau pembeli produk menjadi penentu arah industri.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen umumkan aplikasi ID digital untuk verifikasi usia online demi lindungi anak-anak tanpa mengorbankan privasi.
Kekalahan telak Viktor Orban dalam pemilu Hungaria disambut lega Uni Eropa. Peter Magyar berjanji pulihkan demokrasi dan perbaiki hubungan dengan Brussels.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez kunjungi Tiongkok untuk perkuat dagang di tengah ketegangan dengan AS. Spanyol dipandang sebagai gerbang strategis ke pasar global.
Menilik bocoran spesifikasi iPhone 18 Pro Max yang diprediksi membawa sensor kamera 2nm dan teknologi layar terbaru. Simak ulasan lengkapnya.
Apple siapkan revolusi kamera pada iPhone 18 Pro dengan fitur variable aperture dan sensor 1/1,12 inci. Simak detail peningkatannya di sini.
Apple disebut baru akan mengadopsi kamera 200MP pada iPhone 21 sekitar 2028. Strategi ini terkait diversifikasi pemasok, dengan Samsung berpotensi jadi mitra utama.
Apple tunjuk John Ternus sebagai CEO baru menggantikan Tim Cook. Simak profil suksesor yang membawa revolusi chip silikon dan tantangannya di era AI.
Mengenal profil John Ternus, CEO baru Apple yang menggantikan Tim Cook per 1 September 2026. Simak perjalanan karier dan perannya dalam revolusi Apple Silicon.
Era baru dimulai! Tim Cook resmi mundur sebagai CEO Apple setelah membawa perusahaan mencapai nilai US$4 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved