Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Tujuan utama proyek nyamuk Wolbachia ini adalah menurunkan penyebaran demam berdarah dengue (DBD), demam kuning, dan chikungunya.
Kemenkes menegaskan inovasi teknologi wolbachia untuk menurunkan kasus dengue (DBD) tidak menimbulkan penyakit lain, tidak seperti yang dituduhkan.
Sebagai contoh, di Singapura, penyebaran nyamuk tersebut tidak mampu menekan angka demam berdarah dengue secara signifikan.
Wolbachia adalah bakteri alami yang terdapat pada 60% jenis serangga seperti lalat, ngengat, capung, dan kupu-kupu.
Leonard merujuk pada studi mengatakan sebanyak 1 cc saja air jernih yang tergenang sudah bisa menjadi tempat nyamuk penyebab DBD, yakni Aedes aegypti, berkembang biak.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ingatkan memasuki musim hujan kasus dengue kembali naik. Hingga kini kasus dengue 26.04 per 100 ribu penduduk.
Kini Kemenkes juga mendukung pengendalian vektor dengue dengan teknologi nyamuk ber-Wolbachia yang tengah dilakukan pilot project di enam kota.
Memasuki musim pancaroba, masyarakat perlu mewaspadai tujuh penyakit yang sering muncul. Penyakit pertama yang perlu diwaspadai yakni diare.
Oleh karena itu dirasa pentingnya memberikan pencerahan terkait 'awareness' atau kesadaran terhadap kasus DBD kepada seluruh pihak.
Hal itu karena penyerapan air mengandung gula dan elektrolit di usus lebih tinggi dibandingkan dengan air biasa.
"Yang tadinya anteng-anteng saja tetapi tiba-tiba demam tinggi, kalau itu disertai gejala pegal, linu, nyeri otot, nyeri di belakang mata atau mual, itu sangat dicurigai demam berdarah."
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memulai program pencegahan demam berdarah (DBD) melalui teknologi Wolbachia di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kerja sama kedua perusahaan juga bertujuan menyukseskan target pemerintah Indonesia untuk mencapai nol kematian akibat DBD pada tahun 2030.
Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia mencapai 57.884 kasus
Dari awal tahun sampai dengan minggu ke-33 tahun 2023 telah tercatat 57,884 kasus demam berdarah dengue dengan 422 kematian yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.
KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia masih perlu perhatian khusus. Kasus terkini capai 57.884 kasus. Masyarakat masih perlu melihat ini sebagai ancaman serius.
Hingga saat ini, Vaksin DBD masih tergolong baru di Indonesia, dan harganya pun masih terbilang tinggi.
Wolbachia dapat melumpuhkan virus dengue dalam tubuh nyamuk aedes aegypti, penyebab demam berdarah dengue (DBD).
"Syarat vaksinasi DBD harus dilakukan saat kondisi sehat dan tidak alergi vaksin, serta masyarakat dengan usia 6 hingga maksimal 45 tahun, dua dosis atau dua kali vaksinasi."
Kampanye Jumantik, yang merupakan singkatan dari Juru Pemantau Jentik, mengumpulkan sekelompok warga yang antusias, termasuk ibu-ibu yang berperan aktif dalam komunitas mereka.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved