Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20, Fadly Alberto, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka usai insiden kekerasan yang terjadi dalam laga Elite Pro Academy melawan Dewa United Banten FC U-20 di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4). Aksi emosional tersebut berujung pada pencoretan namanya dari skuat Tim Nasional Indonesia U-20. Fadly mengakui penyesalan mendalam dan menyatakan siap bertanggung jawab atas perbuatannya.
"Saya Fadly Alberto Hengga, pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20. Dengan sadar saya memohon maaf dan menyesal atas perbuatan bodoh saya saat pertandingan melawan Dewa United Banten FC U-20," ungkap Alberto dalam pernyataannya yang diunggah melalui akun Instagram @albrtoo_10.
Ia menegaskan bahwa tindakannya tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga mencoreng kepercayaan yang telah diberikan kepadanya, termasuk di level tim nasional. Permohonan maaf juga disampaikan secara khusus kepada pihak yang terdampak langsung, termasuk pemain lawan yang menjadi korban.
"Secara khusus saya meminta maaf kepada Raka Nur Kholis dan tim Dewa United atas perbuatan bodoh saya menendang Raka Nur Kholis," kata Fadly.
Selain itu, ia juga meminta maaf kepada manajemen serta seluruh elemen tim Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20 atas dampak yang ditimbulkan.
"Dan untuk tim Bhayangkara Presisi Lampung FC, saya meminta maaf kepada pimpinan dan manajemen Bhayangkara Presisi Lampung FC dan seluruh jajaran pelatih dan rekan setim karena telah merugikan tim," lanjutnya.
Fadly berharap insiden ini menjadi pelajaran penting dalam kariernya, khususnya dalam mengendalikan emosi di lapangan. Ia menegaskan komitmennya untuk menerima konsekuensi disiplin yang akan dijatuhkan.
"Saya siap menerima sanksi yang setimpal atas tindakan saya dan saya berjanji tidak akan mengulangi tindakan tersebut," pungkas Alberto. (E-3)
PEMAIN Dewa United U-20, Rakha Nurkholis, memaafkan insiden tendangan yang dilakukan penyerang Bhayangkara FC U-20, Fadly Alberto.
Bhayangkara FC menilai insiden tendangan kungfu dalam laga Elite Pro Academy U-20 harus dilihat dalam kerangka sebab-akibat.
Kronologi lengkap kericuhan EPA U-20 antara Bhayangkara FC dan Dewa United. Insiden diawali tendangan kungfu sebelum memicu bentrokan dan dugaan rasisme.
Profil Fadly Alberto, pemain Bhayangkara FC yang dicoret dari Timnas U-20 usai aksi tendangan kungfu di laga EPA melawan Dewa United.
Berdasarkan laporan dan tayangan ulang pertandingan, awal persoalan dipicu oleh kinerja perangkat pertandingan yang dianggap tidak profesional.
Kericuhan yang terjadi di Stadion Citarum, Semarang, pada Minggu (19/4) tersebut dipicu oleh protes terhadap gol kedua Dewa United yang dianggap offside.
MEDIASI antara Bhayangkara FC dan Dewa United Development terkait insiden kekerasan di Elite Pro Academy Liga 1 U-20 berakhir damai di Dewa United Arena, Pagedangan, Banten, Rabu (22/4).
Insiden panas Dewa United vs Bhayangkara FC berujung fatal. Fadly Alberto dicoret dari Timnas U-20 usai aksi tendangan kungfu dalam laga EPA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved