Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTANDINGAN leg pertama semifinal Coppa Italia antara Como dan Inter Milan berakhir tanpa pemenang. Laga yang digelar di Stadion Sinigaglia yang dipenuhi penonton tersebut ditutup dengan skor kacamata 0-0, membuat persaingan menuju partai final masih terbuka lebar bagi kedua tim.
Ini merupakan semifinal Coppa Italia pertama bagi Como dalam 40 tahun terakhir. Skuad asuhan Cesc Fabregas, yang saat ini duduk di peringkat kelima Serie A, tampil percaya diri meskipun kehilangan beberapa pilar seperti Marc-Oliver Kempf dan Jayden Addai akibat cedera. Sementara itu, Inter Milan harus melakukan rotasi besar-besaran karena Lautaro Martinez, Ange-Yoan Bonny, dan Marcus Thuram tidak dalam kondisi bugar sepenuhnya.
Como mengambil inisiatif serangan sejak awal laga. Peluang emas pertama didapatkan Mergim Vojvoda yang memanfaatkan kesalahan bek Inter, Yann Bisseck. Namun, sontekan Vojvoda dari jarak dekat berhasil digagalkan oleh blok krusial Carlos Augusto. Tak lama berselang, Vojvoda kembali mengancam, namun aksinya digagalkan oleh penyelamatan gemilang kiper Inter, Josep Martinez.
Bintang muda Como, Nico Paz, juga sempat merepotkan pertahanan tim tamu. Meski dikawal ketat oleh Alessandro Bastoni, Paz berhasil melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang memaksa Martinez melakukan penyelamatan akrobatik di tiang jauh.
Vojvoda benar-benar menjadi momok bagi lini belakang Nerazzurri. Melalui sebuah gerak tipu yang menjatuhkan Francesco Acerbi, ia melepaskan tembakan silang yang sayangnya hanya melintas tipis di depan gawang Inter.
Memasuki babak kedua, Inter Milan memberikan respons cepat. Matteo Darmian hampir saja memecah kebuntuan melalui tendangan dari sudut sempit yang membentur tiang gawang.
Namun, momen paling mengejutkan dalam laga ini terjadi ketika bek Como, Ivan Smolcic, mengirimkan umpan tarik matang dari sisi kanan. Alex Valle yang sudah berdiri bebas hanya berjarak lima meter dari gawang justru gagal mengarahkan bola ke dalam sasaran.
Masuknya Marcus Thuram dari bangku cadangan di sisa waktu pertandingan belum mampu memberikan perubahan signifikan bagi Inter. Bek Como, Diego Carlos, tampil solid dengan melakukan blok penting terhadap upaya penyerang asal Prancis tersebut. Hingga peluit panjang berbunyi, kebuntuan tetap tidak terpecahkan.
Hasil imbang ini membuat laga leg kedua di San Siro, yang dijadwalkan pada 21 atau 22 April mendatang, menjadi penentu siapa yang akan melangkah ke final. Pemenang dari laga ini akan berhadapan dengan salah satu dari Lazio atau Atalanta di partai puncak.
Como masih mengejar kemenangan pertama mereka atas Inter sejak Desember 1985. Sementara itu, Inter Milan tentu berharap kembalinya para pilar utama di leg kedua dapat memastikan tiket mereka ke babak final. (Football-Italia/Z-2)
Lazio melaju ke final Coppa Italia 2026 untuk menantang Inter Milan setelah menang adu penalti dramatis atas Atalanta berkat aksi heroik Edoardo Motta.
Lazio melaju ke final Coppa Italia setelah menyingkirkan Atalanta lewat adu penalti dramatis. Alessio Romagnoli jadi pahlawan di waktu normal.
Prediksi Atalanta vs Lazio di leg kedua semifinal Coppa Italia. Setelah imbang 2-2 di leg pertama, siapa yang akan melaju ke final? Cek susunan pemain di sini.
Drama di San Siro! Petar Sucic jadi pahlawan kemenangan Inter Milan atas Como. Simak komentar sang gelandang soal mentalitas pantang menyerah Inter.
Marcus Thuram tak henti berselebrasi saat Inter Milan melaju ke Final Coppa Italia.
Hanya 'Pazza Inter' yang bisa! Simak komentar Cristian Chivu usai Inter Milan dua kali bangkit dari ketertinggalan 0-2 melawan Como dalam 10 hari.
Sempat unggul 2-0, Como 1907 harus mengakui keunggulan Inter Milan 2-3 di semifinal Coppa Italia. Cesc Fabregas tetap bangga dengan progres pesat timnya.
Sassuolo bungkam Como 2-1 lewat gol kilat Volpato dan Nzola. Kekalahan ini membuat ambisi Como ke Liga Champions kian menipis.
Cesc Fabregas puji keberanian Como saat merepotkan Inter Milan dalam laga sengit 4-3.
Como tampil perkasa dengan melibas Pisa 5-0 di Serie A. Kemenangan ini membawa anak asuh Cesc Fabregas unggul tiga poin dari Juventus di klasemen.
Pelatih Como, Cesc Fabregas, menyebut timnya layak menang atas Inter Milan di semifinal Coppa Italia. Ia puji performa pemainnya yang buat Inter tertekan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved