Aksi Kocak Marcus Thuram Saat Inter Milan Singkirkan Como di Coppa Italia

Thalatie K Yani
22/4/2026 06:18
Aksi Kocak Marcus Thuram Saat Inter Milan Singkirkan Como di Coppa Italia
Marcus Thuram tak henti berselebrasi saat Inter Milan melaju ke Final Coppa Italia. (Inter Milan)

SUASANA di Stadion San Siro pecah setelah Inter Milan memastikan diri lolos ke babak Final Coppa Italia, Rabu (22/4/2026) malam. Kemenangan dramatis 3-2 atas Como tidak hanya meninggalkan cerita tentang teknis pertandingan, tetapi juga aksi jenaka penyerang andalan Nerazzurri, Marcus Thuram, yang tampak terlalu bersemangat merayakan kemenangan bersama para pendukung.

Inter Milan sempat tertinggal 0-2 lebih dulu melalui gol Martin Baturina dan Lucas Da Cunha. Namun, mentalitas juara berbicara setelah Hakan Calhanoglu mencetak brace dan memberikan assist untuk gol penentu kemenangan yang dicetak Petar Sucic.

Thuram yang Tak Bisa Diam

Keriuhan pascapertandingan membuat para jurnalis kesulitan untuk mewawancarai pemain. Marcus Thuram berkali-kali meninggalkan sesi wawancara hanya untuk berlari dan melompat mengikuti nyanyian para suporter di tribun Curva Nord.

"Maaf, mereka memanggilku! Ini pertandingan yang fantastis, semuanya luar biasa!" ujar Thuram dengan napas tersengal sebelum kembali berlari menuju kerumunan ultras.

Pemain asal Prancis itu menegaskan ambisi besarnya untuk menyapu bersih gelar domestik musim ini. "Akan sangat menyenangkan bisa memenangkan dua trofi. Kami memberikan segalanya dan ingin memberikan kegembiraan ini kepada para penggemar," tambahnya.

Keberuntungan Calhanoglu

Di sisi lain, Hakan Calhanoglu yang menjadi bintang lapangan lewat dua golnya, turut berkomentar mengenai gol unik yang ia cetak melalui sundulan, sebuah pemandangan langka bagi gelandang asal Turki tersebut.

"Saya pernah mencetak gol dengan kepala saat di Jerman, tapi ya, saya sedikit beruntung hari ini dan saya senang kami berhasil membalikkan keadaan," kata Calhanoglu kepada Sport Mediaset.

Calhanoglu mengakui bahwa Como memberikan perlawanan sengit yang sempat merepotkan barisan pertahanan Inter. Namun, dominasi di babak kedua menjadi kunci pembalik keadaan.

Membidik Rekor 2010

Keberhasilan ini menempatkan Inter Milan di jalur yang tepat untuk meraih Double Winner (Serie A dan Coppa Italia). Catatan sejarah mencatat, Inter baru satu kali memenangkan dua trofi tersebut secara bersamaan, yakni saat meraih Treble bersejarah di bawah asuhan Jose Mourinho pada 2010 silam.

"Yang kami inginkan adalah terus melaju hingga akhir di kedua turnamen ini. Kami senang bisa berada di Final, sekarang ada pertandingan penting di Serie A dan kami ingin menyelesaikannya (gelar juara) sesegera mungkin," pungkas Calhanoglu. (Football-Italia/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya