Reshuffle Kabinet: Hasan Nasbi Kembali ke Istana

Irvan Sihombing
27/4/2026 15:56
Reshuffle Kabinet: Hasan Nasbi Kembali ke Istana
Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat negara, termasuk Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi dalam acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026).(Dok. BPMI Sekretariat Presiden.)

PRESIDEN RI Prabowo Subianto kembali merombak jajaran komunikasinya dengan menunjuk Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi dalam pelantikan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Pelantikan ini menandai kembalinya Hasan ke lingkaran pemerintahan Kabinet Merah Putih. Sebelumnya, Hasan Nasbi pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) setelah dilantik oleh Joko Widodo pada 19 Agustus 2024 melalui Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2024.

Jabatan tersebut kemudian berakhir setelah Presiden Prabowo menunjuk Angga Raka Prabowo sebagai penggantinya pada September 2025. Seiring perubahan struktur, lembaga tersebut berganti nama menjadi Badan Komunikasi Pemerintah.

Profil Hasan Nasbi

Hasan Nasbi lahir di Bukittinggi pada 11 Oktober 1979. Ia dikenal sebagai konsultan politik dengan pengalaman panjang di bidang media, riset, dan komunikasi politik.

Kariernya dimulai sebagai jurnalis di Harian Kompas pada 2005 hingga 2006. Ia kemudian menjadi peneliti di Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia hingga 2008.

Hasan kemudian mendirikan lembaga survei Cyrus Network yang aktif dalam berbagai kegiatan survei politik, termasuk perhitungan cepat dalam pemilihan presiden, termasuk Pilpres 2024.

Ia merupakan lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) dan meraih gelar Sarjana Ilmu Politik pada 2004. Saat kuliah, ia aktif berorganisasi dan pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat UI pada 2000.

Dalam perjalanan politiknya, Hasan pernah menjadi Koordinator Tim Relawan Joko Widodo–Basuki Tjahaja Purnama pada Pilkada DKI Jakarta 2012. Ia juga menjabat sebagai Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Prabowo–Gibran pada Pilpres 2024.

Setelah menyelesaikan masa jabatan sebagai Kepala PCO, Hasan juga sempat ditunjuk sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero) sejak 11 September 2025.

Pelantikan Hasan sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi diharapkan memperkuat strategi komunikasi pemerintah dalam menyampaikan kebijakan kepada publik. 

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga melantik sejumlah pejabat lain, di antaranya Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina, Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, serta Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan. (Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya