RI dan AS Sepakati Kemitraan Pertahanan Baru

M Ilham Ramadhan Avisena
14/4/2026 11:34
RI dan AS Sepakati Kemitraan Pertahanan Baru
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.(Antara/Hafidz Mubarak A)

MENTERI Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menggelar pertemuan dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, di Pentagon, pada Senin (13/4) waktu setempat.

Dalam pertemuan tersebut, kedua negara menyetujui pembentukan Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama atau Major Defense Cooperation Partnership (MDCP) sebagai langkah peningkatan hubungan bilateral di sektor pertahanan.

"Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth bertemu dengan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin hari ini di Pentagon. Kedua pemimpin sepakat untuk meningkatkan hubungan pertahanan bilateral Amerika Serikat-Indonesia menjadi Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama," kata Juru Bicara Pentagon, Sean Parnell, dalam keterangan resmi, dikutip pada Selasa (14/4).

Kemitraan itu dibangun di atas tiga pilar utama yang mengedepankan prinsip saling menghormati dan penghargaan terhadap kedaulatan masing-masing negara. Pilar tersebut mencakup penguatan modernisasi militer dan kapasitas pertahanan, peningkatan pelatihan serta pendidikan militer profesional, serta pengembangan latihan bersama dan kerja sama operasional.

Selain itu, kedua pihak menyatakan komitmen untuk memperluas cakupan sekaligus meningkatkan kompleksitas latihan bersama, baik bilateral maupun multilateral, termasuk dalam latihan Super Garuda Shield. Upaya ini dinilai penting untuk memperkuat kemampuan kolektif sekaligus menjaga stabilitas kawasan.

"Kedua pemimpin menegaskan kembali hubungan pertahanan yang penting dan terus berkembang, serta membahas berbagai tujuan bersama, termasuk peningkatan pelatihan pasukan khusus dan pendidikan militer profesional," Sean Parnell menambahkan.

Kesepakatan ini mencerminkan kelanjutan penguatan hubungan pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat yang telah terjalin selama puluhan tahun. Kedua negara menegaskan kembali posisi masing-masing sebagai mitra strategis, dengan komitmen bersama untuk terus bekerja sama berdasarkan prinsip saling menghormati, menjaga kedaulatan, serta memperkuat stabilitas dan perdamaian di kawasan. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya