Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Tulungagung Gatot Sunu Wibowo dan 15 orang lainnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK). Ada uang yang disita atas penangkapan itu.
“Ada uang ratusan juta rupiah,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto kepada Metrotvnews.com, Sabtu (11/4).
Fitroh enggan memerinci totalnya karena masih dalam tahapan penghitungan. Saat ini, 16 orang tertangkap masih dalam pemeriksaan intensif.
KPK memiliki aturan main 1x24 jam dalam OTT. Status hukum pihak tertangkap diumumkan melalui konferensi pers.
Sementara itu, KPK telah membawa Bupati Tulungagung Gatot Sunu Wibowo ke Jakarta. Gatot Sunu tiba di Markas KPK sekitar pukul 06.50 WIB, dan langsung diperiksa.
“Bupati tiba di gedung KPK Merah Putih sekitar pukul 06.50 WIB, dan langsung dilakukan pemeriksaan intensif,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (11/4).
Budi mengatakan, sebagian pihak tertangkap dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan. Namun, mereka diterbangkan dari Tulungagung ke Jakarta berkala.
“Sedangkan untuk pihak-pihak lainnya, saat ini masih dilakukan pemeriksaan di Mapolresta Tulungagung,” ucap Budi.
KPK masih enggan memerinci kronologi rasuah dalam kasus ini. Usai pemeriksaan intensif, penyelidik akan rapat dengan pimpinan KPK untuk menentukan status hukum pihak tertangkap.
“Kami akan update terus perkembangannya secara berkala,” ujar Budi.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengungkap ada uang yang disita dalam OTT kali ini. Namun, totalnya masih dalam penghitungan.
“Ada uang ratusan juta rupiah,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto kepada Metrotvnews.com, Sabtu, 11 April 2026.
KPK memiliki aturan main 1x24 jam dalam OTT. Status hukum pihak tertangkap diumumkan melalui konferensi pers. (Can/P-3)
KPK akhirnya membebaskan adik dari Bupati Tulungagung, Jatmiko Dwijo Saputro, yang merupakan anggota DPRD Tulungagung asal Fraksi PDI-Perjuangan pada Minggu (12/4) dini hari.
KPK mengungkap alasan Bupati Tulungagung Gatot Senu Wibowo (GSW) bisa dengan lenggang memeras sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di wilayahnya.
Budi mengatakan, sebagian pihak tertangkap dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan. Namun, mereka diterbangkan dari Tulungagung ke Jakarta berkala.
Akses menuju pendopo Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur yang juga merupakan rumah dinas bupati, masih ditutup rapat pasca-OTT KPK.
KPK menetapkan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya Dwi Yoga Ambal sebagai tersangka usai operasi tangkap tangan pada 11 April 2026. Kasus ini menambah panjang daftar kepala daerah yang tumbang lewat OTT KPK sepanjang 2026.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo bersama ajudannya Dwi Yoga Ambal menjalani pemeriksaan setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Gedung Merah Putih KPK.
Dalam kasus ini, ada 18 orang tertangkap di Tulungagung. Dari total itu, sebanyak 13 orang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.
Uang sitaan itu diberikan ke Gatut lewat Yoga yang merupakan orang kepercayaannya. Dalam pemeriksaan, uang bakal digunakan untuk kepentingan pribadi Gatut.
Karena perjanjian itu, Gatut berani meminta uang kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan lainnya, karena adanya klausul manut perintah bupati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved