Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAHAN di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka disebut telah mencatat berbagai pencapaian dalam 1,5 tahun pertama masa kerja.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat memberikan arahan kepada jajaran kabinet dalam taklimat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Dalam agenda tersebut, seluruh pejabat tinggi negara turut hadir, mulai dari menteri, wakil menteri, pimpinan lembaga, hingga direksi BUMN.
"Di tahun pertama kita, tidak dapat dimungkiri kita telah mencapai tonggak-tonggak prestasi yang nyata," ucap Presiden.
Presiden menilai capaian tersebut diraih di tengah situasi global yang tidak stabil. Konflik geopolitik di berbagai kawasan disebut telah memberikan tekanan terhadap kondisi dunia, termasuk ekonomi dan keamanan internasional.
Meski demikian, pemerintah dinilai mampu menjaga arah pembangunan nasional tetap terkendali.
"Alhamdulillah Pemerintah kita, di mana saudara-saudara adalah bagian dari Pemerintah yang saya pimpin dalam 1,5 tahun, alhamdulillah kita dapat mengendalikan arah perkembangan, arah bernegara bangsa kita," ucap Presiden.
Ia menegaskan bahwa pemerintah telah melewati berbagai tantangan besar dengan kinerja yang dinilai efektif serta terukur.
Dalam pandangan Presiden, kondisi krisis global yang terjadi saat ini tidak sepenuhnya menjadi hambatan. Justru, situasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat sektor energi nasional.
Ia menekankan pentingnya optimalisasi sumber daya, khususnya dalam pengembangan energi baru yang berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Membuat kita harus bekerja terbaik, harus bekerja lebih efisien, tidak boleh boros, tidak boleh ada kebocoran, tidak boleh ada korupsi. Sekarang kita harus menghimpun semua kekuatan kita,” ucap Presiden Prabowo.
Dalam arahannya, Presiden juga menyoroti pentingnya koordinasi antar lembaga pemerintah. Ia meminta seluruh jajaran untuk menghindari ego sektoral dan memperkuat kerja sama lintas bidang.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk menyampaikan arah kebijakan nasional agar seluruh elemen pemerintahan bergerak selaras.
“Kita semua mengarah pada pemerintahan yang bekerja dengan cepat, dengan integralistik, dngan lancar, tidak dengan saling mempertahankan pemikiran-pemikiran sektoral. Jadi ini antara lain adalah tujuan rapat ini,” tegas Presiden Prabowo.
Dengan penekanan pada efisiensi, integritas, dan kolaborasi, pemerintah diarahkan untuk menjaga stabilitas sekaligus mempercepat kinerja di tengah tantangan global yang terus berkembang. (I-3)
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Tantangan utama Indonesia bukan pada kekurangan sumber daya, melainkan bagaimana mengorkestrasi sumber daya menjadi kapasitas nyata.
Peringatan May Day didorong menjadi ajang refleksi kedewasaan kolektif antara buruh dan pengusaha guna membangun keseimbangan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Penasihat Khusus Presiden Dudung Abdurachman mendatangi Istana untuk bertemu Presiden Prabowo. Bahas geopolitik hingga kerja sama pertahanan AS
Iran kembali menutup Selat Hormuz dan menuding blokade AS sebagai pemicu. Ketegangan meningkat dan berdampak pada pelayaran serta pasar energi global.
Fokus utama dari kesepakatan tersebut tetap pada penguatan kemitraan strategis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved