Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum DPP Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs), Kawendra Lukistian mengaku geram terhadap kasus videografer Amsal Sitepu. Kawendra mendesak agar Amsal dijatuhi vonis bebas karena menilai dakwaan jaksa yang menolkan nilai ide kreatif dan proses editing sebagai bentuk penghinaan nyata terhadap profesi ekonomi kreatif.
"Pelaku ekonomi kreatif itu seperti satu batang tubuh. Satu terzalimi, semua pelaku ekonomi kreatif merasa terzalimi. Kita menginginkan saudara Amsal dibebaskan sepenuhnya," kata Kawendra saat rapat dengar pendapat umum bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (30/3/2026).
Kawendra menyoroti kejanggalan dalam audit kerugian negara yang menjadi dasar dakwaan mark-up proyek video profil desa Karo di Sumatra Utara senilai Rp30 juta tersebut. Dalam audit itu, komponen inti produksi seperti ide, konsep, editing, dubbing, hingga cutting dianggap tidak memiliki nilai ekonomis atau bernilai nol rupiah.
"Kalau ada oknum jaksa penuntut umum atau inspektorat yang mengatakan ide nol, cutting nol, dubbing nol, itu adalah pernyataan sangat bodoh. Itu terang-benderang menghina profesi," ujar anggota Komisi VI DPR RI tersebut.
Menurutnya, para kepala desa sebagai pengguna jasa telah mengakui bahwa pekerjaan video tersebut selesai, hasilnya nyata, digunakan, dan sama sekali tidak ada komplain terkait kualitas produk.
Lebih lanjut, Kawendra mengingatkan bahwa tindakan kriminalisasi terhadap pekerja kreatif ini sangat kontradiktif dengan visi besar pemerintah. Ia merujuk pada Astacita Presiden Prabowo Subianto yang secara eksplisit menempatkan ekonomi kreatif sebagai pilar penting pembangunan ekonomi nasional.
"Dalam Astacita kedua Presiden Prabowo, ada kata ekonomi kreatif. Konteksnya membangun kerangka ekonomi kita lewat sektor ini. Jangan sampai ada proses tidak berkeadilan yang justru mencederai semangat Presiden kita," tuturnya.
Ia juga mempertanyakan duduk perkara hukum yang menyeret Amsal. Kawendra menegaskan bahwa Amsal hanyalah vendor atau penyedia jasa videografi, bukan pejabat negara yang memiliki kewenangan atau kuasa atas anggaran negara.
"Jangan sampai pelaku ekonomi kreatif justru takut bermitra dengan pemerintah karena khawatir dikriminalisasi setelah pekerjaan selesai secara profesional," pungkas Kawendra.
Adapun, dalam perkara ini, Amsal dituntut hukuman dua tahun penjara, denda sebesar Rp 50 juta, serta kewajiban mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 202 juta terkait kasus dugaan korupsi atau markup pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo. Dia dijerat dengan Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (H-4)
Polemik penanganan perkara Amsal Sitepu memicu perhatian publik dan DPR, yang mendorong evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kejari Karo.
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) melakukan pengamanan terhadap Kajari Karo, Dante Rajagukguk, beserta Kasi Pidsus dan dua Kasubsi yang menangani perkara videografer Amsal Sitepu.
Anggota Komisi III DPR RI Safaruddin mendesak penjatuhan sanksi tegas terhadap oknum jaksa yang terbukti menyimpang dalam penanganan perkara videografer Amsal Christy Sitepu.
Wira membantah telah mengintimidasi dengan memberikan kue brownies saat proses pemeriksaan Amsal Sitepu di Lapas Tanjung Gusta.
Harli mengatakan keduanya tidak diperiksa terkait subtansi perkara.
Komisi III DPR RI apresiasi vonis bebas videografer Amsal Sitepu di PN Medan. Habiburokhman tegaskan karya kreatif tidak bisa disamakan dengan pengadaan barang fisik.
Lestari Moerdijat menegaskan bahwa seni ukir bukan sekadar karya artistik, melainkan bagian dari identitas budaya bangsa.
WTC Jakarta dan WTCA mengintegrasikan seni dalam ekosistem bisnis untuk memperkuat hubungan internasional dan mendorong ekonomi kreatif Indonesia.
IDD Pavilion akan menampilkan kurasi produk pilihan dari desainer Alvin Tjitrowirjo.
Renaldy Pujiansyah menyoroti pentingnya sistem dalam industri kreatif Indonesia guna memaksimalkan potensi ekonomi dan menghindari polemik berulang.
Pengrajin menyelesaikan pembuatan ondel-ondel di Cipondoh, Kota Tangerang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved