Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI kreatif Indonesia sering kali dipandang sebagai sektor yang penuh dengan talenta dan ide cemerlang. Namun, di balik gemerlap kreativitas tersebut, tersimpan tantangan besar yang menghambatnya menjadi pilar utama ekonomi nasional. Serial entrepreneur dan strategic architect, Renaldy Pujiansyah, menilai bahwa masalah mendasar industri ini terletak pada ketiadaan sistem yang kokoh.
Renaldy, yang memiliki pengalaman luas dalam membangun bisnis lintas sektor mulai dari media hingga distribusi digital, melihat bahwa potensi besar Indonesia belum terkonversi secara maksimal. Menurutnya, banyak pelaku industri yang masih berjalan tanpa struktur yang jelas, sehingga rentan terhadap berbagai kendala operasional maupun sosial.
Fenomena kelemahan sistem ini, menurut Renaldy, kembali tercermin dalam berbagai kasus yang belakangan ramai diperbincangkan publik, termasuk yang melibatkan sosok Amsal Sitepu. Baginya, kasus-kasus semacam itu bukan sekadar persoalan individu, melainkan alarm bagi ekosistem industri kreatif secara keseluruhan.
“Masalahnya bukan di orangnya, tapi di sistem yang belum terbentuk. Setiap kali ada kasus, publik fokus ke siapa yang salah. Padahal kalau dilihat lebih dalam, ini masalah sistem yang belum matang,” tegas pria yang akrab disapa Renald ini dalam sebuah diskusi baru-baru ini.
MI/HO--Serial entrepreneur dan strategic architect, Renaldy PujiansyahIa mengidentifikasi tiga risiko utama yang menghantui pelaku industri kreatif akibat ketiadaan struktur yang jelas:
| Risiko Tanpa Sistem | Dampak pada Industri |
|---|---|
| Miskomunikasi | Ketidakjelasan alur kerja dan koordinasi antar pihak. |
| Konflik Kepentingan | Tumpang tindih peran yang memicu sengketa internal. |
| Kesalahan Ekspektasi | Kegagalan dalam mengelola persepsi dan dampak di mata publik. |
Renaldy menekankan adanya kesalahan fundamental dalam memposisikan industri kreatif. Selama ini, kreativitas masih sering diperlakukan sebatas ekspresi atau hobi, bukan sebagai sebuah sistem industri yang profesional. Akibatnya, karya sering kali tidak terdistribusi maksimal, narasi tidak konsisten, dan monetisasi tidak berkelanjutan.
“Kreativitas itu tidak punya ceiling (langit-langit). Yang membatasi bukan idenya, tapi bagaimana kita mengelolanya,” ujarnya. Ia membandingkan dengan industri komoditas yang memiliki harga relatif tetap namun mampu menopang ekonomi. Menurutnya, industri kreatif yang nilainya tidak terbatas seharusnya memiliki potensi jauh lebih besar jika didukung sistem distribusi dan monetisasi yang tepat.
Ke depan, Renaldy melihat peluang besar bagi Indonesia untuk masuk ke fase ekspor kreatif. Dalam fase ini, Indonesia tidak hanya mengirimkan barang fisik ke pasar global, tetapi juga ide, konten, dan nilai budaya yang dikemas secara strategis.
Untuk mencapai visi tersebut, ia merumuskan tiga pilar utama yang harus dibenahi:
“Ini bukan lagi soal lokal atau nasional. Industri kreatif akan menjadi arena persaingan global, dan Indonesia punya semua modal untuk ikut bermain di level itu,” pungkas Renaldy.
Baginya, masa depan industri kreatif Indonesia tidak lagi ditentukan oleh seberapa kreatif ide yang dimiliki, melainkan oleh seberapa serius industri ini dikelola secara sistematis. (Z-1)
Pelatihan membuat kostum batik carnival di Solo.
IndoCart mendorong pengembangan ekosistem teknologi 3D printing yang lebih terbuka dan inklusif di Indonesia.
JELANG penayangan, film Pelangi di Mars menyapa publik dengan sebuah balon raksasa setinggi 10 meter. Hadir di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta.
FCU terlibat langsung dalam proses pengembangan bisnis para partner, mulai dari perumusan strategi, positioning merek, hingga kesiapan menghadapi klien berskala besar.
BEAST 2025 mempertemukan perusahaan kreatif lokal dengan perusahaan internasional guna membuka potensi kerja sama bisnis dan kolaborasi studio lintas negara.
Lestari Moerdijat menegaskan bahwa seni ukir bukan sekadar karya artistik, melainkan bagian dari identitas budaya bangsa.
WTC Jakarta dan WTCA mengintegrasikan seni dalam ekosistem bisnis untuk memperkuat hubungan internasional dan mendorong ekonomi kreatif Indonesia.
IDD Pavilion akan menampilkan kurasi produk pilihan dari desainer Alvin Tjitrowirjo.
Pengrajin menyelesaikan pembuatan ondel-ondel di Cipondoh, Kota Tangerang.
KETUA Umum DPP Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs), Kawendra Lukistian mengaku geram terhadap kasus videografer Amsal Sitepu. Kawendra mendesak agar Amsal dijatuhi vonis bebas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved