Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pencari Fakta (KPF) Masyarakat Sipil menetapkan peristiwa kematian pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, pada 28 Agustus 2025 sebagai tindakan pembunuhan. Peneliti KPF Ravio Patra mengungkapkan temuan di lapangan yang menunjukkan bahwa kendaraan taktis (rantis) milik Brimob awalnya sempat berhenti sebelum melindas Affan.
"Kami memang menetapkan ini sebagai pembunuhan. Berdasarkan saksi mata, setelah lindasan pertama pada pukul 19.27 WIB, rantis Brimob sempat berhenti sekitar 7 detik. Saat itu warga sudah mengerubungi rantis agar berhenti, namun kendaraan tersebut justru kembali maju dan melindas korban untuk kedua kalinya," ungkap Ravio saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/2).
Ravio mengatakan Affan masih sadarkan diri setelah lindasan pertama. Namun, Affan mulai memuntahkan darah setelah lindasan kedua terjadi. Korban kemudian dilarikan menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, tetapi nyawanya tidak tertolong.
"Affan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 19.58 WIB di RSCM. Inilah data yang ditemukan Komisi sebagai pemicu meledaknya kekerasan di hari-hari berikutnya," kata Ravio.
Ravio mengatakan kabar kematian Affan yang kemudian tersebar di media sosial meningkatkan eskalasi aksi demonstrasi. Jika pada awal gelombang aksi jumlah demonstrasi relatif terkontrol, angka tersebut melonjak tajam setelah 28 Agustus malam. Lalu, pada 30 Agustus 2025 melonjak drastis hingga 115 demonstrasi di 76 kota di Indonesia.
Lebih lanjut, Ravio membantah narasi pemerintah yang menuduh kelompok tertentu atau media sosial sebagai dalang kerusuhan. Ravio menegaskan, penyebab utama kerusakan, penjarahan, dan penyerangan fasilitas publik adalah respon negara yang tidak responsif terhadap kematian Affan.
"Penyebab kerusuhan adalah pembunuhan Affan Kurniawan, bukan poster di media sosial atau posko aduan. Seandainya saat itu negara langsung bertindak tegas dan mendisiplinkan aparat yang terlibat, eskalasi tidak akan terjadi. Akselerasi kerusuhan terjadi karena negara menunggu-nunggu dan tidak memberikan jawaban pasti kepada masyarakat," pungkasnya. (Faj/P-3)
Komisi Pencari Fakta (KPF) Masyarakat Sipil menyerahkan laporan lengkap hasil investigasi kerusuhan Agustus 2025 ke enam lembaga negara
Tragedi berdarah di Alam Barajo, Jambi. Indra tewas dengan 18 tusukan di depan anak balitanya. Polisi tangkap dua pelaku yang merupakan tetangga korban.
Ditjen Imigrasi tangkap WNA Amerika Serikat inisial AJP, buronan kasus pembunuhan, saat tiba di Bandara Ngurah Rai Bali berkat integrasi sistem Autogate.
Polisi ungkap kasus pembunuhan IRT di Hotel Sorake Batu Bara. Pelaku pria 61 tahun nekat mencekik korban karena emosi ajakan kencan ditolak.
Kasus pembunuhan Nus Kei memasuki babak baru. Polisi resmi kirim SPDP ke kejaksaan, dua tersangka terancam hukuman mati. Simak kronologi lengkapnya.
David Anthony Burke (D4vd) mengaku tidak bersalah atas dakwaan pembunuhan Celeste Rivas Hernandez. Jasad korban ditemukan dalam Tesla miliknya.
POLRES Metro Bekasi memburu pelaku pembunuhan terhadap perempuan pengusaha tenda hajatan, Eem, 60, di kediamannya, Kampung Utan Salak, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved