Musisi D4vd Didakwa Pembunuhan Berencana Gadis 14 Tahun, Terancam Hukuman Mati

Thalatie K Yani
21/4/2026 05:37
Musisi D4vd Didakwa Pembunuhan Berencana Gadis 14 Tahun, Terancam Hukuman Mati
David Anthony Burke (D4vd) mengaku tidak bersalah atas dakwaan pembunuhan Celeste Rivas Hernandez. Jasad korban ditemukan dalam Tesla miliknya. (AFP)

MUSISI kenamaan asal Amerika Serikat, David Anthony Burke, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung D4vd, menyatakan tidak bersalah atas dakwaan pembunuhan tingkat pertama dalam sidang perdana yang digelar di Los Angeles, Senin (20/4) waktu setempat. Penyanyi berusia 21 tahun tersebut dituduh terlibat dalam kematian tragis Celeste Rivas Hernandez, seorang remaja berusia 14 tahun yang sempat dinyatakan hilang tahun lalu.

Kasus ini mengguncang publik setelah sisa-sisa jasad korban yang telah membusuk ditemukan pada September 2025 di dalam bagasi depan sebuah mobil Tesla. Mobil itu terdaftar atas nama alamat kediaman Burke di Texas.

Dakwaan Berat dan Motif Ekonomi

Jaksa Wilayah Los Angeles County, Nathan Hochman, mengumumkan tiga poin dakwaan berat terhadap pelantun hit Romantic Homicide tersebut. Selain pembunuhan tingkat pertama dengan keadaan khusus "menunggu dalam pengintai" (lying in wait), Burke juga didakwa melakukan pembunuhan demi keuntungan finansial dan pembunuhan terhadap saksi kunci.

"Seorang musisi yang sedang naik daun membunuh seorang remaja demi menjaga karier musiknya yang menguntungkan, yang menurut dugaan kami, diancam oleh Celeste pada malam itu," ujar Hochman dalam konferensi pers.

Lebih lanjut, jaksa mengungkapkan bahwa korban diduga merupakan saksi dalam penyelidikan tindakan asusila yang melibatkan Burke. Dakwaan ini juga mencakup keterlibatan sejumlah tindakan seksual dengan anak di bawah umur dan mutilasi tubuh. Atas beratnya kasus ini, pihak jaksa tidak menutup kemungkinan untuk menuntut hukuman mati.

Jasad Ditemukan dalam Kondisi Tragis

Berdasarkan dokumen pengadilan, jasad Hernandez ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah tempat penyimpanan kendaraan di Hollywood. Penemuan tersebut mencakup bagian tubuh yang terpisah di dalam tas mayat. Kondisi jasad yang telah mengalami dekomposisi berat ini menjadi alasan mengapa pihak kepolisian membutuhkan waktu lama untuk menetapkan penyebab kematian dan melakukan penangkapan.

Kepala Polisi LAPD, Jim McDonnell, membela kinerja jajarannya yang sempat dikritik karena dianggap lamban. "Tugas saya bukan untuk memicu spekulasi. Tugas saya adalah memberikan keadilan, dan itu membutuhkan kesabaran serta disiplin dari semua pihak," tegasnya.

Pembelaan Pihak D4vd

Di ruang sidang, suasana sempat mencekam saat orang tua korban hadir untuk pertama kalinya. Burke sendiri hampir tidak terlihat oleh pengunjung sidang saat duduk di kotak terdakwa. Tim pengacara Burke bersikeras bahwa klien mereka tidak bersalah.

"Bukti yang sebenarnya akan menunjukkan bahwa David tidak membunuh Celeste dan bukan penyebab kematiannya," ujar tim pembela Burke. Mereka juga meminta agar persidangan dilakukan secara terbuka untuk umum setelah berbulan-bulan pemeriksaan dewan juri dilakukan secara tertutup.

D4vd, yang namanya melejit lewat platform TikTok dan sempat menjadi pembuka tur penyanyi SZA, sebelumnya telah membatalkan tur dunianya tak lama setelah penemuan jasad tersebut. Saat ini, Burke tetap ditahan tanpa jaminan sambil menunggu proses hukum selanjutnya. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya