Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Presiden Joko Widodo berharap, Polda Metro Jaya dan penyidik membuka kemungkinan langkah restorative justice (RJ) bagi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis. Hal itu disampaikan Jokowi seusai kedua orang tersebut bersilaturahmi ke rumahnya di Kampung Sumber, Solo, pada Kamis lalu (8/1).
"Dari silaturahmi itu semoga bisa dijadikan pertimbangan bagi Polda Metro Jaya dan penyidik, untuk (membuka) kemungkinan proses restorative justice. Itu kewenangan penyidik," kata Jokowi menjawab awak media di kediamannya di Sumber, Solo, Rabu (14/1).
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan, dirinya sangat menghormati dan menghargai kedatangan Eggi dan Damai Hari Lubis yang disertai pengacaranya bersilaturahmi ke rumahnya.
Menurut dia, niat bersilaturahmi Eggi dan Damai itu sebagai hal baik, dan dirinya sangat menghormati dan menghargai.
"Jadi benar, beliau berdua hadir didampingi pengacara untuk silaturahmi. Saya menghargai dan mengormati beliau berdua," tukas dia.
Ketika ditanyakan, apakah Eggi dan Damai meminta maaf dalam kesempatan silaturahmi, Jokowi secara diplomatis mengatakan, bahwa persoalan maaf atau tidak, tidak perlu diperdebatkan.
"Menurut saya ada dan tidak ada (permintaan maaf) tidak perlu diperdebatkan. Karena menurut saya niat silaturahmi itu sendiri baik, dan saya hormati dan hargai," pungkas Jokowi.
Sebelumnya Polda Metro Jaya lewat Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Iman Imanudin menjelaskan, bahwa ada pengajiluan permohonan RJ dari Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.
Dia menyebutkan, bahwa kedua tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi itu menyerahkan permohonan RJ pada pekan lalu, dan saat ini masih dalam proses. (WJ/E-4)
Ia menjelaskan, gagasan otonomi daerah mulai dirintis pada penghujung masa pemerintahan Soeharto.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons pernyataan Jusuf Kalla terkait peran politiknya bagi Jokowi. Gibran sebut JK sebagai idola dan mentor
PRESIDEN ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi buka suara terkait pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla soal jasanya mengantarkan Jokowi menjadi presiden.
POLEMIK terkait ijazah palsu Jokowi yang merupakan Presiden ke-7 RI dinilai belum akan mereda dalam waktu dekat meskipun sudah ada jalur hukum
POLDA Metro Jaya menghentikan penyidikan terhadap tiga orang tersangka terkait kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi setuju dengan langkah Wakil Presiden ke 10 dan ke 12 Jusuf Kalla melaporkan Rismon Sianipar yang menuduhnya mendanai Roy Surya dkk soal kasus ijazah palsu
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, buka suara terkait nasihatnya kepada Mantan Presiden Joko Widodo terkait kasus ijazah palsu.
Refly menegaskan, pengajuan ulang tersebut akan dilakukan dengan konstruksi hukum yang lebih kuat dibandingkan sebelumnya.
PSI menilai pengakuan ini merupakan bukti bahwa kebenaran pada akhirnya akan terungkap ke publik.
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo dicecar pertanyaan penyidik Polda Metro Jaya dengan 10 pertanyaan mendalam selama 2,5 jam di Mako Polresta Surakarta, Rabu (11/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved