Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENJABAT (Pj) Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Zulfa Mustofa menyatakan bahwa langkah awal kepemimpinannya akan difokuskan pada upaya strategis untuk menormalisasi dan mengonsolidasikan organisasi. Langkah ini diambil guna memperkuat soliditas menjelang momentum penting peringatan 100 tahun NU.
Berbicara di Hotel The Sultan Jakarta, Selasa (9/12), Zulfa Mustofa menegaskan normalisasi akan dijalankan melalui komunikasi yang intensif dan menyeluruh. Komunikasi ini akan menyasar seluruh elemen NU, baik dari unsur kultural maupun struktural.
"Langkah awal secepatnya dalam rangka normalisasi organisasi pasti akan ada komunikasi-komunikasi intensif kepada seluruh pihak yang kemarin kita tahu ada sedikit perbedaan," ujar Zulfa Mustofa.
Sebagai tindak lanjut konkret dari upaya konsolidasi ini, PBNU telah menjadwalkan Rapat Gabungan Syuriah dan Tanfidziyah, yang akan dilaksanakan pada Sabtu (13/12) mendatang. Rapat ini diagendakan untuk membahas dan menetapkan program kerja PBNU ke depan secara lebih terperinci dan konkret.
Zulfa Mustofa juga menjamin bahwa internal PBNU saat ini berada dalam kendali dan tidak ada kekhawatiran mengenai munculnya dualisme kepemimpinan.
Menurutnya, dialog dan komunikasi intensif terus dilakukan dengan pihak-pihak yang sebelumnya memiliki perbedaan pandangan.
"Insya Allah tidak. Banyak sudah komunikasi dilakukan dengan para pihak yang kemarin terjadi perbedaan pendapat atau friksi. Kita sedang mencari formula win-win solution," tegasnya.
Sejalan dengan agenda Pj Ketua Umum, Rais Syuriyah PBNU, Muhammad Nuh, menyampaikan bahwa ada tiga program utama yang akan menjadi prioritas PBNU di bawah kepemimpinan transisi ini.
Muhammad Nuh menekankan, momentum satu abad NU menuntut organisasi ini untuk memiliki soliditas yang kuat dan visi pelayanan yang jauh lebih luas. Hal ini penting sebagai bekal PBNU memasuki abad kedua usianya.
"Tanggal pelaksanaan Muktamar masih akan dibahas dalam rapat gabungan pada Sabtu mendatang," tutup Nuh. (Ant/Z-1)
Seluruh keputusan dalam muktamar harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.
Saifullah Yusuf menyatakan aspirasi Ketua PWNU se-Indonesia terkait waktu pelaksanaan muktamar selaras dengan keputusan internal organisasi.
Menurutnya ini bukan sekadar teladan yang tidak hanya berlaku bagi kalangan anak muda NU sebagai generasi penerus.
Arah pemilihan Rais Aam melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) saat ini sangat dipengaruhi oleh konfigurasi kepentingan para aktor utama di posisi Ketua Umum.
Gus Lilur merasa prihatin jika tradisi besar seperti pesantren dan bahtsul masail terpinggirkan oleh kepentingan elektoral.
Oleh karena itu, penguatan relasi NU dan NKRI membutuhkan agenda strategis yang melampaui retorika. Digitalisasi dakwah moderat ialah kebutuhan mutlak
KH Zulfa Mustofa ditunjuk menjadi PJ Ketum PBNU dalam rapat pleno di Jakarta, Selasa (9/12). Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan hasil pleno itu tidak sah
Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengaku tidak tertarik menduduki jabatan Penjabat Ketum PBNU
Gus Yahya telah dicopot dari jabatannya sebagai Ketum PBNU. Katib Syuriyah mengatakan kekosongan jabatan ketum akan diisi oleh penjabat atau PJ.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved