Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku dirinya tidak tertarik untuk terjun ke dunia politik meskipun elektabilitasnya tercatat tinggi, seiring dengan namanya yang kian populer.
Usai menghadiri rapat terbatas dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, hari ini, Purbaya menjawab pertanyaan awak media soal dirinya jika ditawarkan menjadi kader PAN. “Saya enggak tertarik politik. Saya mau kerja aja,” kata Purbaya menjawab pertanyaan awak media di Istana Kepresidenan Jakarta, hari ini.
Saat ditanya lebih lanjut soal elektabilitasnya yang tinggi, Purbaya kembali menjawab normatif soal dirinya yang tidak tertarik bergabung ke politik. “Saya enggak tertarik politik, Mas,” kata Purbaya sembari berkelakar dan berjalan ke arah kendaraan dinasnya.
Dalam kesempatan berbeda, Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengakui elektabilitas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa cukup tinggi, tapi sosok tersebut belum tentu mau untuk terjun ke dunia politik.
Dia menilai Purbaya adalah profesional di bidang keuangan yang sekarang masuk ke birokrasi untuk mengurusi masalah perbendaharaan negara.
Sejauh ini, dia pun belum melihat Purbaya memiliki maksud dan tujuan untuk lari ke ranah politik.
"Apakah kemudian Pak Purbaya itu menjadi salah satu calon besutan dari PAN untuk kita tarik ke PAN? Ya, belum tentu Pak Purbaya-nya juga mau," kata Eddy di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu.
Berdasarkan data sebuah lembaga survei, Purbaya sudah melampaui popularitas di atas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang sebelumnya kokoh berada di tangga media darling-nya publik.
Lembaga survei IndexPolitica merilis 10 nama tokoh yang masuk ke dalam daftar teratas potensial untuk posisi Wakil Presiden.
Purbaya menduduki peringkat pertama dengan hasil 28,65 persen, Dedi Mulyadi 20,15 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 15,75 persen, dan Gibran Rakabuming Raka 12,35 persen.
Selain itu, IndexPolitica juga mencatat sebanyak 83,5 persen masyarakat yang disurvei merasa puas atas kinerja pemerintah Presiden RI Prabowo Subianto dalam setahun terakhir.
Data ini menunjukkan tingkat kepuasan publik yang sangat tinggi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo dan eksposur positif di media massa yang sangat kuat dan positif.(Ant/P-1)
FPCI Dino Patti Djalal menghargai pernyataan Menlu Sugiono bahwa Indonesia tidak akan memungut tarif di Selat Malaka seperti diwacanakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
MENTERI Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa mengklarifikasi wacana tarif di Selamat Malaka bagi kapal yang melintasi jalur itu.
Terkait penugasan selanjutnya bagi Febrio dan Luky, Purbaya menyebut keduanya untuk sementara waktu belum dipindahkan ke posisi lain.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Ia mengaku sempat terkejut dengan pernyataan tersebut, namun menilai hal itu sebagai sinyal positif terhadap kepercayaan global pada ekonomi Indonesia.
Purbaya pun menekankan secara prinsip, total kontribusi yang dibayarkan kepada pemerintah tetap sama, hanya mengalami pergeseran dalam skema pemungutannya.
Achmad Nur Hidayat, menilai langkah-langkah kebijakan awal Purbaya mencerminkan upaya pemerintah untuk tidak lagi terjebak pada kebijakan yang konservatif.
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi yang mengkritik gaya komunikasinya
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved