Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MIGRANT Care menyatakan status lima pekerja migran ilegal yang menjadi dalih penembakan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) hingga menyebabkan satu orang tewas, tidak bisa dibenarkan dan melanggar hak asasi manusia (HAM).
Koordinator Bantuan Hukum Migrant Care, Nur Harsono mengatakan selama ini telah terjadi standar ganda dari otoritas Malaysia dalam menghadapi pekerja migran ilegal.
“Saya kira faktor yang menyebabkan pekerja migran Indonesia menjadi pekerja ilegal itu setidaknya ada dua kepentingan, yang pertama kepentingan majikan dan kepentingan pekerja. Tapi kemudian ketika pekerja migran dianggap ilegal namun majikan itu tidak dianggap illegal, ungkapnya kepada Media Indonesia pada Jumat (31/1).
Menurut Nur, para pekerja migran Indonesia ilegal kerap mendapatkan tindakan kekerasan hingga diskriminatif, sementara para majikan dan pengusaha yang mendatangkan mereka dengan cara ilegal tidak mendapatkan tindakan tegas.
“Pekerja migran ilegal dianggap pendatang haram akan tetapi, majikan yang menerima itu tidak ada satupun yang dianggap haram dan mereka tetap memperdayakan. Selama ini praktik tersebut terus berlangsung,” katanya.
Nur menilai, para pengusaha atau majikan di Malaysia yang menerima pekerja ilegal bertindak tidak adil karena memanfaatkan PMI yang ‘unprocedural’ untuk mendapatkan pekerja dengan upah murah.
“Bahkan sering tidak dikasih upah. Jika kemudian visa kerjanya habis, tidak diperpanjang oleh majikan, lalu PMI ini ditangkap dan dianggap ilegal,” jelas Nur.
“Jadi ada juga yang berangkatnya itu prosedural, kemudian mereka disana justru menjadi unprocedural karena visa tidak diperpanjang oleh majikan,” sambungnya.
Hal tersebut kata Nur, berdampak pada status PMI menjadi ilegal. Menurut Nur, tak jarang PMI yang mendapat perlakuan diskriminatif ini keluar dari tempat majikan dengan tidak membawa paspor sehingga tidak bisa pulang sesuai prosedur.
“Ini yang kemudian mereka mencari informasi ketika mau pulang. Ada penadah-penadah yang memberikan informasi jalur-jalur tikus untuk bisa pulang ke Indonesia,” tandasnya. (P-5)
Pemprov Sulsel merespons cepat penyanderaan dua warganya oleh perompak Somalia di Kapal Honour 25. Gubernur Andi Sudirman koordinasi dengan Kemlu dan P2MI.
Melalui program Bestari, tiga pemuda asal Kota Sukabumi resmi bekerja di Kuwait sebagai service crew. Simak dukungan penuh Wali Kota Ayep Zaki.
Komnas Perempuan menyambut kepulangan Asih, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sebelumnya menghadapi ancaman hukuman mati di Malaysia
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Fauzan, mengatakan bahwa saat ini terdapat masalah besar yang perlu kita selesaikan yaitu budaya kerja ke luar negeri.
Abri Danar Prabawa mengatakan saat ini baru 3,1 persen lulusan perguruan tinggi yang mengisi pasar kerja global.
Sebanyak 200 calon PMI sektor manufaktur diberangkatkan ke Jepang sebagai upaya pemerintah mendorong tenaga kerja Indonesia berdaya saing global.
konflik di Timur Tengah berdampak ratusan ribu Pekerja Migran Indonesia Migrant Care membuka Posko Informasi & Pengaduan Darurat Krisis Timur Tengah
Migrant Care menyatakan keprihatinan yang mendalam atas eskalasi konflik Timur Tengah yang berpotensi menimbulkan krisis kemanusiaan.
MIGRANT CARE menyatakan keprihatinan mendalam atas pecahnya perang di kawasan Timur Tengah.
Direktur Eksekutif Migrant Care Wahyu Susilo menyebut penipuan scam online terhadap WNI biasanya terjadi melalui lowongan kerja palsu yang beredar di media sosial.
KONTESTASI Pemilu 2024 meninggalkan catatan kelam, khususnya dalam penyelenggaraan pemilu di luar negeri, mulai dari tahap prapemungutan suara, pemungutan, hingga pascapemungutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved