Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RESIDU Pilpes 2024 harus dapat diantisipasi sejak awal oleh penyelenggara jika tak ingin terbawa ke penyelenggaraan Pilkada pada November mendatang. Polemik yang timbul pada Pemilu 2024 muncul sejak awal sejak tahap proses verfikasi partai politik maupun pendaftaran bakal calon pasangan presiden-wakil presiden.
Bagi Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Nurlia Dian Paramita, Pilkada 2024 pada prinsipnya harus diselenggarakan secara terbuka, informatif, dan akuntabel. Tahapan Pilkada yang sudah ada di depan mata, yakni pendaftaran bakal pasangan calon kepala daerah pada 27-29 Agustus, dinilai penting untuk mencegah terulangnya praktik culas.
"Jangan sampai ada calon yang dipaksakan untuk dilegalkan sebagai kontestan. Padahal secara syarat dan kualifikasi sesuai Undang-Undang 10/2016 atau turunan pada PKPU pencalonan tidak sesuai dengan kriteria," kata Mita kepada Media Indonesia, Selasa (21/5).
Baca juga : Pilkada Diharapkan Bisa Berjalan Lebih Baik dari Pilpres
Selain itu, Mita juga mendorong agar partisipasi pemilih saat pilkada dapat ditingkatkan, terutama pada sisi kualitas. Ia berharap, pemilih muda tidak terjebak pada jurang pemahaman antara politik sebagai cita-cita dan politik sebagai realita.
Dalam hal ini, Mita mengatakan pemerintah dapat mengoptimalkan fungsi pendidikan poltik. Harapannya, masyarakat, khususnya pemilih muda tidak lagi menganggap laku kecurangan oleh para peserta pilkada sebagai hal lumrah.
"Para Gen Z hendaknya menyadari hal ini akibat ketidaksungguhan laku elite politik dalam meresepresentasikan kepercayaan pemilih lintas basis," tandas Mita. (Z-6)
Menurut Titi, pilkada di banyak daerah masih berlangsung dengan biaya politik yang sangat tinggi, sementara sistem pengaturan dan pengawasan dana kampanye belum berjalan efektif.
Direktur IPR, Iwan Setiawan, menyebutkan alokasi anggaran umum untuk Pilkada langsung tahun 2024 saja mencapai Rp38,2 triliun.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Pilkada tak langsungĀ bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
Mendikdasmen menegaskan komitmennya dalam menjaga pelaksanaan TKA agar tetap kredibel, transparan, dan berintegritas di seluruh wilayah Indonesia.
WIC Jakarta sukses gelar Konferensi Biennial WCI ke-17. Fokus pada pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan pelestarian warisan budaya di era transformasi.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mengatasi kendala tersebut agar tidak terjadi di tahun berikutnya.
Dalam konteks ini, pendidikan vokasi seharusnya menjadi solusi strategis. Namun untuk memahami bagaimana seharusnya vokasi berfungsi, kita perlu melihat praktik terbaik global.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan komitmennya melakukan perbaikan besar-besaran sektor pendidikan, mulai dari renovasi fisik sekolah hingga penguatan kualitas pembelajaran.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved