Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai Demokrat 2020-2025 Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan pihaknya berharap pada stabilitas koalisi dari awal hingga akhir. Pernyataan tersebut ia ungkapkan pasca Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangan calon terpilih pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024
"Demokrat berkomitmen ingin turut mengawal pemerintah termasuk koalisi ke depan agar kompak, solid, dan efektif bekerja untuk rakyat. Semua punya peran dan nilai yang harus diperhitungkan," kata kata AHY di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/4).
Terkait koalisi, sejak awal, kata AHY, dia menyerahkannya kepada Prabowo, sebagai Presiden Terpilih sekaligus pemimpin koalisi. Dalam membangun koalisi tentu ada berbagai pertimbangan dan faktor.
Baca juga : PDIP Respons Rencana Prabowo Subianto Bentuk Koalisi Jumbo
"Kami ingin secara alami, koalisinya kuat di pemerintahan dan parlemen. Karena kita ingin menghadirkan kebijakan-kebijakan dan program-program yang perlu mendapatkan dukungan penuh dari parlemen. Oleh karena itu ada hitung-hitungannya, dalam arti berapa kekuatan yang kita butuhkan untuk koalisi yang solid," kata AHY.
Dia meyakini bahwa Prabowo memiliki perhitungan yang baik. Pada prinsipnya Demokrat akan memberikan dukungan dengan diskusi yang baik, dimana Prabowo menurutnya selalu membuka ruang diskusi.
"Saya hanya mengatakan kepada beliau, memimpin koalisi tentunya mempunyai pertimbangan-pertimbangan. Yang penting nanti sebelum mengambil keputusan, kami bisa diajak diskusi dengan baik untuk bisa memberikan feedback, paling tidak saling mendengarkan masukan dari partai-partai politik pengusung beliau," kata AHY.
Baca juga : Prabowo Subianto Berencana Bentuk Koalisi Jumbo, DPR akan Tumpul
AHY mengatakan tidak ingin menduga isi benak Prabowo terkait perhitungan partai yang akan diajak dalam koalisi, namun dia katakan bisa saja Prabowo telah memiliki bayangan secara umum. Tapi dia meminta semua menunggu keputusan finalnya.
Dia menyampaikan dalam politik semua menjadi serba mungkin, tetapi bisa terlihat indikasi-indikasinya.
"Oleh karena itu menarik minggu-minggu dan bulan-bulan ke depan ini. Waktunya masih cukup untuk bisa saling bermanuver dalam arti yang positif, untuk menyiapkan pemerintahan yang andal dan koalisi yang kuat, solid, artinya jangan sampai terkesan besar tetapi keropos," kata AHY. (Z-8)
Proyek hilirisasi tahap kedua ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi baru dengan nilai investasi mencapai Rp116 triliun.
KETUA Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mengapresiasi pembangunan 13 proyek hilirisasi II oleh BPI Danantara dan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto, Rabu (29/4), berikut daftarnya
DINAS Pertanian dan Perikanan Pekanbaru memastikan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto di Kota Pekanbaru pada momen Idul Adha 1446 H dalam kondisi sehat. Sapi simental berbobot nyaris 1 ton
Syahganda menyebut penunjukan Jumhur sebagai awal ‘pertarungan baru’, terutama dalam menghadapi kekuatan oligarki yang dinilai merusak lingkungan.
Partai Ummat juga menyerukan Kementerian Hukum menjaga independensi sebagai lembaga eksekutif yang seharusnya memberikan pelayanan.
Presiden Prabowo Subianto menyetujui pembangunan flyover di Bekasi guna mencegah kecelakaan kereta api. Anggaran Rp4 triliun disiapkan untuk 1.800 titik.
Di sisi lain, menurutnya, Gibran seolah menutup celah konflik tanpa harus masuk ke dalam perdebatan soal sejarah politik keluarganya.
Lucky menilai, kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menyikapi informasi yang beredar.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons pernyataan Jusuf Kalla terkait peran politiknya bagi Jokowi. Gibran sebut JK sebagai idola dan mentor
Wapres Gibran melepas Presiden Prabowo ke Rusia untuk bertemu Putin. Agenda utama mencakup kerja sama energi, pasokan minyak, dan isu geopolitik global.
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka, mendorong adanya pelibatan hakim ad hoc dari kalangan profesional dalam persidangan kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Sitorus sempat menyinggung soal wacana Wapres Gibran untuk berkantor di IKN.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved