Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG protes terhadap sikap presiden Joko Widodo dalam Pemilu 2024 datang dari kalangan civitas academica. Tidak hanya mahasiswa, para guru besar sejumlah kampus ternama negeri dan swasta menuntut Presiden Jokowi untuk tidak ikut campur atau bersikap netral terkait pemilu sehingga bisa berlangsung demokratis.
Mereka menyoroti tindakan-tindakan menyimpang yang belakangan terjadi di masa pemerintahan Jokowi. Termasuk yang dikritik adalah pelanggaran etik di Mahkamah Konstitusi (MK). Sejauh ini, sikap tersebut telah dikemukakan para guru besar dari UGM, UI, UII, Unand, Unpad, ITB, IPB, Universitas Airlangga, ITS, UMY, dan STF Driyarkara.
Ketua Lembaga Kajian Sabang Merauke Circle, Syahganda Nainggolan, berpendapat pernyataan sikap para guru besar tersebut menunjukkan dua hal penting yakni Jokowi jangan ikut-ikutan politik partisan dan Gibran Rakabuming Raka harus mundur dari pencalonan yang sudah terbukti melanggar etika bernegara.
Baca juga : Prabowo dan Gibran Kompak Kenakan Jaket Saat Menuju Lokasi Debat
Lebih lanjut, Syahganda mengatakan bahwa perguruan tinggi adalah lambang moralitas sebuah bangsa sekaligus sebagai pusat peradaban. Sehingga, menyepelekan gerakan ini menunjukkan Jokowi bukan lagi seorang pemimpin beradab.
"Begitu juga Gibran dan Prabowo Subianto yang mengabaikan etika berdemokrasi, mengingat DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) telah menjatuhkan vonis pelanggaran etika atas keputusan pimpinan KPU menerima pendaftaran capres-cawapres nomor urut 02," ujar Syahganda dalam keterangannya, Selasa (6/2).
Untuk merespons gerakan kaum profesor dan keputusan DKPP terhadap pendaftaran pasangan 02 yang melanggar norma dan kepantasan, menurutnya sebaiknya Jokowi segera berhenti cawe-cawe dan langsung meminta anaknya mundur dari kandidasi cawapres.
Baca juga : Forum Guru Besar dan Dosen Unhas Minta Jokowi tidak Cederai Demokrasi
"Dengan mundurnya Gibran dari kandidasi, diharapkan demokrasi berjalan normal dan kampus menjadi tenang," pungkas Syahganda.
Seperti diberitakan sebelumnya, DKPP memutuskan Ketua Komisi Pemilihan Umum atau Hasyim Asy’ari dan sejumlah anggotanya melanggar etik. Hal itu lantaran mereka menerima pencalonan Gibran sebagai calon wakil presiden di Pemilu 2024. Putusan tersebut dibacakan dalam sidang pembacaan putusan DKPP, Senin (5/2). (Z-6)
Baca juga : Jokowi Disarankan Ambil Cuti untuk Dukung Prabowo-Gibran
Di sisi lain, menurutnya, Gibran seolah menutup celah konflik tanpa harus masuk ke dalam perdebatan soal sejarah politik keluarganya.
Lucky menilai, kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menyikapi informasi yang beredar.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons pernyataan Jusuf Kalla terkait peran politiknya bagi Jokowi. Gibran sebut JK sebagai idola dan mentor
Wapres Gibran melepas Presiden Prabowo ke Rusia untuk bertemu Putin. Agenda utama mencakup kerja sama energi, pasokan minyak, dan isu geopolitik global.
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka, mendorong adanya pelibatan hakim ad hoc dari kalangan profesional dalam persidangan kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Sitorus sempat menyinggung soal wacana Wapres Gibran untuk berkantor di IKN.
J&T Express luncurkan J&T Connect Preneur Goes to Campus. Program inkubasi mahasiswa dengan total hadiah Rp225 juta dan mentoring bisnis digital.
Situasi di lingkungan kampus juga dinilai belum menunjukkan keberpihakan terhadap korban, bahkan muncul dugaan adanya intimidasi terhadap korban dan keluarganya.
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka kucurkan Rp1,8 miliar dana pribadi untuk beasiswa 150 mahasiswa akibat kendala APBD.
Melalui dana zakat, Baznas akan terus berkomitmen mendukung gagasan-gagasan dan cita-cita anak muda yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa.
Transparansi pendanaan organisasi nonpemerintah (NGO) menjadi sorotan di tengah meningkatnya arus modal global dan aktivitas lembaga swadaya masyarakat di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved