Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan menjanjikan Indonesia sebagai pelaku utama dalam konstelasi global khususnya menyangkut kemerdekaan Palestina. Anies mengatakan, seyogyanya, Indonesia bisa menjadi poros utama penentu arah perdamaian dan kemakmuran seluruh bangsa.
Namun, sayangnya selama ini, ia melihat pemimpin Indonesia belum bisa menjadi inisiator. Para pemimpin sekadar hanya hadir dalam forum dan memberikan pernyataan saja.
"Bukan statement dalam upacara melainkan presiden dan seluruh jajaran diplomasi bekerja keras untuk itu, khususnya untuk Palestina," ujar Anies dalam debat capres di JCC, Jakarta, Minggu (7/1).
Baca juga: Disinggung Punya Lahan 340 Ribu Ha, Prabowo Gagal Tahan Emosi
Lebih jauh lagi, jika telah sukses menjadi poros utama global, Indonesia akan dengan mudah menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
"Kita menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan menjadi tamu memesona di negeri orang. Presiden menjadi panglima diplomasi Indonesia, bukan hanya hadir dalam forum-forum, melainkan hadir mewarnai, hadir serius memperjuangkan amanat. Termasuk amanat terpenting menghapus penjajahan di muka bumi," jelasnya. (Z-11)
Baca juga: Anies: Separuh Tentara tidak Punya Rumah, Menhan Miliki 340 Ribu Hektare
Di tengah arus globalisasi dan penetrasi teknologi digital, muncul kekhawatiran baru, apakah anak-anak Indonesia masih tumbuh dengan akar budaya, alam, dan kearifan lokalnya sendiri?
Dalam kuliah umumnya Prof Connie Rahakundini Bakrie mengingatkan bahwa generasi muda sekarang adalah generasi yang hidup di masa penuh pilihan tapi juga penuh ujian.
Ia menilai sistem global saat ini dikuasai kepentingan negara-negara adidaya, sementara Indonesia kerap terjebak sebagai pasar, bukan subjek yang berdaulat.
Kebudayaan sesungguhnya bisa menjadi jawaban dalam menjawab berbagai tantangan mulai pudarnya ikatan kebangsaan yang kita miliki.
Pelajari faktor pendorong perdagangan internasional! Analisis ekonomi mendalam untuk bisnis global yang sukses dan berkelanjutan.
MENGHADAPI era digitalisasi global, Indonesia harus berbenah.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Tantangan utama Indonesia bukan pada kekurangan sumber daya, melainkan bagaimana mengorkestrasi sumber daya menjadi kapasitas nyata.
Peringatan May Day didorong menjadi ajang refleksi kedewasaan kolektif antara buruh dan pengusaha guna membangun keseimbangan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Penasihat Khusus Presiden Dudung Abdurachman mendatangi Istana untuk bertemu Presiden Prabowo. Bahas geopolitik hingga kerja sama pertahanan AS
Iran kembali menutup Selat Hormuz dan menuding blokade AS sebagai pemicu. Ketegangan meningkat dan berdampak pada pelayaran serta pasar energi global.
Fokus utama dari kesepakatan tersebut tetap pada penguatan kemitraan strategis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved