Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh mengaku sudah mengantongi lima nama kandidat bakal calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan. Namun, Surya Paloh belum mau mengungkap kelima sosok itu.
"Boleh, sudah tahu (lima kandidat itu), baik," kata Surya Paloh di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Jumat (5/5).
Surya Paloh enggan mengungkap kisi-kisi kelima sosok itu, apakah dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) atau di luar poros tersebut. Namun, kata dia, terpenting masih ada beberapa nama cawapres yang ideal untuk mendampingi Anies.
Baca juga: Tak Diundang Jokowi, Surya Paloh Nilai NasDem Tidak Dianggap Koalisi
"Sepanjang masih ada cawapres masih bagus itu, yang paling sedih kan kalau sudah tidak ada lagi nominasi," kelakar Surya Paloh.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai NasDem Sugeng Suparwoto menyebut sejumlah nama bakal cawapres Anies Baswedan semakin mengerucut. Nama-nama tersebut sudah diketahui oleh Anies.
Baca juga Posisi Elektabilitas Anies Baswedan Tak Jadi Masalah Bagi Surya Paloh
Namun, Sugeng menekankan pihaknya belum dapat membeberkan nama-nama tersebut. Sebab, hal ini merupakan bagian dari strategi kemenangan.
"Kita juga menunggu kandidat lain siapa, sehingga kita ada pertimbangan kalau menunjuk salah satu (nama)," ujar Sugeng.
Elektabilitas Anies Baswedan
Surya Paloh mengaku tak mempersalahkan elektabilitas bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan. Pasalnya, elektabilitas Anies sering berada di urutan ketiga pada sejumlah hasil jajak pendapat lembaga survei.
"Tidak apa-apa, upayakan saja supaya jangan jadi urutan keempat," kata Surya Paloh.
Surya Paloh menekankan elektabilitas figur kerap berubah-ubah. Tergantung pada situasi dan kondisi dari figur yang jadi objek survei tersebut.
"Kan biasa kan? Artinya sebuah sirkulasi itu akan berjalan dan bergerak terus. Siapa yang memastikan kandidat yang pada waktu 3-4 bulan lalu ranking pertama, dia tetap berada pada ranking pertama? Toh akhirnya tidak," ujar Surya Paloh.
Surya Paloh mengatakan Anies juga pernah berada di posisi puncak elektabilitas. Ia meyakini Anies akan kembali pada posisi teratas.
"Anies pernah di posisi itu, Anies pernah ranking kedua, sekarang ranking ketiga. Itu memungkinkan kesempatan juga, Anies berada di posisi teratas, tapi semua tergantung situasi dan keadaan ke depan," ucap Surya Paloh.
Sebelumnya, Surya Paloh juga bertemu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan di Wisma Nusantara.
Luhut mengaku pertemuan tersebut membicarakan saran figur bakal calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan.
"Ya pak Surya tanya (figur cawapres Anies), saya jawab," kata Luhut. (Z-10)
Anies Baswedan kecam serangan ke basis pasukan perdamaian PBB yang menewaskan prajurit Indonesia dan mendesak dunia bertindak tegas.
PENGAMAT Komunikasi Politik menyebut peremuan Anies Baswedan dengan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY di Cikeas bukan sekadar halalbihalal biasa
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali membuka Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah yang berada di kawasan MH Thamrin.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan menekankan pentingnya untuk menjalin silaturahmi antar tokoh politik bangsa.
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh, meminta seluruh kadernya untuk memperkuat dan merapatkan barisan untuk menghadapi dinamika politik yang terus berubah.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, merespons usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik.
FRAKSI Partai NasDem DPR RI mengusulkan kenaikan angka ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dalam sistem pemilu mendatang.
Meski demikian, Kholid menegaskan bahwa setiap partai memiliki kedaulatan dalam mengatur mekanisme internalnya.
Menurut dia, figur-figur yang ingin menjadi calon presiden atau wakil presiden juga harus masuk terlebih dahulu sebagai kader partai politik.
KETUA Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah isu soal NasDem dan Gerindra akan melakukan penyatuan atau merger.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved