Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KUASA hukum Brigadir Joshua Hutabarat alias J, Kamarudin Simandjuntak, mempertanyakan hasil autopsi yang dikeluarkan dokter Ade Firmansyah selaku Ketua Umum Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI).
Sebab, pernyataan dokter Ade berbeda dengan hasil autopsi yang dikeluarkan dokter forensik dari Polda Jambi. "Ada dokter forensik dari Jambi menyatakan tidak setuju dengan apa yang dikeluarkan oleh dokter Ade selaku ketua PDFI," tutur Kamarudin dalam konferensi pers, Jumat (26/8).
Baca juga: Presiden Bakal Langsung Berhentikan Irjen Ferdy Sambo
Pihaknya juga merasa keberatan dengan penjelasan dokter Ade. Pasalnya, kuasa hukum Birgadir J tidak mendapatkan salinan hasil autopsi dari dokter Ade. Kamarudin juga keberatan dengan pernyataan dokter Ade kepada awak media, yang menimbulkan multitafsir, karena hanya memberikan sepotong informasi.
“Adapun keberatan kami dalam penjelasan atau keterangan dokter PDFI itu, yang pertama dia tidak berikan ke kami salinannya (hasil autopsi). Padahal, yang memohon (autopsi ulang) adalah kami," pungkasnya.
Baca juga: Putri Candrawathi Hindari Awak Media, Kuasa Hukum: Mohon Sabar Menunggu
“Kedua, dia memberikan pernyataan kepada wartawan sepotong-sepotong. Sehingga, menimbulkan bias atau pemahaman yang berbeda, dengan mengatakan tidak melakukan penganiayaan. Padahal, tersangka sendiri mengaku melakukan penganiayaan," imbuh Kamarudin.
Sebelumnya, dokter Ade telah merilis hasil autopsi. Dia menyebut luka yang terdapat di tubuh Brigadir J hanya berasal dari luka tembak, tanpa adanya penyiksaan.
“Tidak ada kekerasan di tempat lainnya. Saya bisa pastikan di sini dengan penelitian kami. Tidak ada kekerasan selain kekerasan senjata api. Memang yang fatal adalah dua, yaitu di dada dan di kepala," jelas Ade beberapa waktu lalu.(OL-11)

Tragedi berdarah di Alam Barajo, Jambi. Indra tewas dengan 18 tusukan di depan anak balitanya. Polisi tangkap dua pelaku yang merupakan tetangga korban.
Ditjen Imigrasi tangkap WNA Amerika Serikat inisial AJP, buronan kasus pembunuhan, saat tiba di Bandara Ngurah Rai Bali berkat integrasi sistem Autogate.
Polisi ungkap kasus pembunuhan IRT di Hotel Sorake Batu Bara. Pelaku pria 61 tahun nekat mencekik korban karena emosi ajakan kencan ditolak.
Kasus pembunuhan Nus Kei memasuki babak baru. Polisi resmi kirim SPDP ke kejaksaan, dua tersangka terancam hukuman mati. Simak kronologi lengkapnya.
David Anthony Burke (D4vd) mengaku tidak bersalah atas dakwaan pembunuhan Celeste Rivas Hernandez. Jasad korban ditemukan dalam Tesla miliknya.
POLRES Metro Bekasi memburu pelaku pembunuhan terhadap perempuan pengusaha tenda hajatan, Eem, 60, di kediamannya, Kampung Utan Salak, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung.
POLDA Metro Jaya mengungkapkan alasan di balik keputusan keluarga selebgram Lula Lahfah yang menolak prosedur autopsi terhadap jenazah almarhumah.
Emosi Serma Christian Namo meledak setelah jenazah putranya, Prada Lucky Chepril Saputra Namo, 23, tidak bisa diautopsi di Rumah Sakit Wirasakti Kupang, NTT.
Dokter forensik mengungkap sebagian besar dari 15 paramedis dan petugas penyelamat yang tewas akibat serangan Israel, meninggal karena luka tembak di kepala dan dada.
Proses penyelidikan kematian Kenzha dilakukan dengan proses penyelidikan secara ilmiah
KEDUTAAN Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur mengatakan, warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penembakan di Malaysia tengah dalam proses autopsi.
POLISI mengungkap hasil autopsi Sandy Permana, pemeran sinetron Misteri Gunung Merapi yang tewas setelah ditikam diduga oleh tetangganya di pinggir jalan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved