Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menilai ajakan pemerintah agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan, kehati-hatian, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman dampak krisis global harus didukung dengan penuh semangat.
Menurut Lestari, seperti dilansir Antara di Jakarta, Selasa (16/8), dukungan tersebut diperlukan agar bangsa Indonesia mampu mengatasi dampak krisis global dengan baik.
Hal itu disampaikan menanggapi Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Sidang Tahunan MPR RI sekaligus Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa, yang mengajak masyarakat agar menghadapi dampak krisis global saat ini dengan kehati-hatian dan kewaspadaan.
Sejauh ini, menurut Lestari, masyarakat dan pemerintah mampu menghadapi dampak krisis global dengan baik sehingga Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki fondasi ekonomi relatif kuat. Ia mengapresiasi hal tersebut.
"Apresiasi terhadap masyarakat dan pemerintah yang sejauh ini mampu menghadapi dampak krisis global dengan baik sehingga kita saat ini termasuk negara yang memiliki fundamental ekonomi relatif kuat," kata dia.
Bahkan, Lestari mengakui sejumlah pencapaian Indonesia dalam mengendalikan pandemi covid-19 sebagaimana yang disampaikan Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraannya memang tidak dapat dilepaskan dari peran aktif masyarakat. Di antaranya, pemberian 432 juta dosis vaksin covid-19 dan pengendalian inflasi 4,9% yang relatif rendah bila dibandingkan dengan inflasi regional negara-negara ASEAN yang berkisar 7%.
Baca juga: 3.200 Personel Amankan Upacara HUT ke-77 RI di Istana Merdeka
Meski begitu, Rerie --sapaan akrab Lestari-- memandang peran serta masyarakat dalam menghadapi beragam dampak krisis global perlu dikuatkan, mengingat kompleksnya masalah yang dihadapi.
Dia berharap konsistensi kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dapat tercipta lebih banyak bidang agar bangsa ini mampu bangkit menjadi bangsa yang kuat dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Contohnya, Rerie mengimbau agar keyakinan Presiden Jokowi terhadap kemampuan bangsa Indonesia dalam mengelola pandemi dapat menjadi modal dasar bagi seluruh masyarakat di Tanah Air untuk mengelola berbagai agenda besar nasional lainnya.
Dia mengatakan penghargaan International Rice Research Institute (IRRI) kepada Pemerintah Indonesia atas keberhasilan mewujudkan swasembada beras dan meningkatkan ketahanan pangan nasional harus menjadi cambuk bagi sektor lainnya dalam mengupayakan kesejahteraan bangsa.
Selain itu, ia memandang dukungan pemerintah dan DPR RI terhadap isu kesetaraan gender di Tanah Air harus diberikan secara konsisten.
"Upaya itu bisa dilakukan lewat merealisasikan sejumlah peraturan dan undang-undang yang memberi perlindungan terhadap perempuan. Namun hingga kini, prosesnya masih terhambat, seperti Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT)," ujar Rerie. (Ant/OL-16)
Lestari Moerdijat menegaskan bahwa seni ukir bukan sekadar karya artistik, melainkan bagian dari identitas budaya bangsa.
PEMBANGUNAN berbasis data yang akurat diyakini mampu mendorong peran aktif sektor kebudayaan dalam memperkokoh fondasi pembangunan nasional.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dorong peningkatan literasi nasional manfaatkan tingginya minat baca Gen Z berdasarkan riset Jakpat 2025.
GURU perempuan memiliki peran krusial dalam menentukan arah pembangunan bangsa, terutama melalui kontribusi nyata dalam pembentukan karakter generasi penerus yang tangguh.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya pengamalan Empat Pilar Kebangsaan untuk menjaga kelestarian alam dan harmoni kehidupan bernegara.
FASE darurat kekerasan terhadap penyandang disabilitas memerlukan langkah konkret bersama dan segera untuk mewujudkan perlindungan bagi seluruh warga negara yang diamanatkan UUD 1945.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan kesehatan perempuan bukan sekadar isu layanan, melainkan penentu kualitas generasi dan kekuatan bangsa di masa depan.
Menurut Lestari, perlu komitmen bersama yang kuat agar mampu mewujudkan emansipasi perempuan di masa kini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved