Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMALAN nilai-nilai kebangsaan yang diwarisi para pendahulu bangsa bertujuan untuk mewujudkan harmoni dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bagi generasi penerus. Hal ini mencakup hubungan harmonis antara manusia dengan sesama, maupun manusia dengan alam lingkungannya.
"Pengamalan nilai-nilai kebangsaan mendorong terwujudnya harmoni dalam keseharian kita, termasuk dalam hubungan antara manusia dan alam yang sejak masa lampau ditopang oleh beragam kearifan lokal di tanah air kita," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/4).
Pernyataan tersebut disampaikan Lestari saat menghadiri Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dikemas melalui acara nonton bareng film berjudul "Teman Tegar: Maira, Whisper From Papua", di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (17/4).
Film tersebut mengisahkan sosok Maira, gadis berusia 12 tahun di pedalaman Papua yang berjuang melindungi hutan tempat tinggalnya dari ancaman pembalakan liar. Menurut Lestari, pesan dalam film tersebut sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini.
Lestari, yang akrab disapa Rerie, berpendapat bahwa mengedepankan kearifan lokal adalah langkah tepat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia menegaskan bahwa sejatinya manusia dan alam tidak pernah benar-benar terpisah.
Fakta ini, lanjut Rerie, sangat dipahami oleh masyarakat di Sulawesi Tengah yang memiliki sejarah menghadapi perubahan lingkungan ekstrem akibat bencana alam di masa lalu. Melalui nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan, generasi penerus diingatkan bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar pilihan, melainkan tanggung jawab sebagai bangsa.
Anggota Komisi X DPR RI sekaligus Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem ini menekankan bahwa kesadaran kolektif adalah kunci masa depan. Ia mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton dalam isu-isu kebangsaan dan lingkungan.
"Belajar dari film 'Teman Tegar: Maira, Whisper From Papua', masa depan tidak ditentukan oleh apa yang kita ketahui, tetapi oleh apa yang kita sadari dan kita lakukan. Generasi muda hari ini bukan hanya saksi, tetapi penentu arah perjalanan bangsa," pungkas Rerie. (H-3)
Lestari Moerdijat menegaskan bahwa seni ukir bukan sekadar karya artistik, melainkan bagian dari identitas budaya bangsa.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan kesehatan perempuan bukan sekadar isu layanan, melainkan penentu kualitas generasi dan kekuatan bangsa di masa depan.
PEMBANGUNAN berbasis data yang akurat diyakini mampu mendorong peran aktif sektor kebudayaan dalam memperkokoh fondasi pembangunan nasional.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dorong peningkatan literasi nasional manfaatkan tingginya minat baca Gen Z berdasarkan riset Jakpat 2025.
Menurut Lestari, perlu komitmen bersama yang kuat agar mampu mewujudkan emansipasi perempuan di masa kini.
GURU perempuan memiliki peran krusial dalam menentukan arah pembangunan bangsa, terutama melalui kontribusi nyata dalam pembentukan karakter generasi penerus yang tangguh.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat tegaskan pentingnya kesiapsiagaan bencana sebagai wujud nilai Empat Pilar Kebangsaan dan solidaritas sosial masyarakat.
Rerie mengatakan, memperjuangkan hak adalah bagian dari menjalankan amanat Konstitusi untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.
Pagelaran wayang kulit dihadiri berbagai lapisan masyarakat Surakarta, mulai dari orang tua hingga para pelajar.
SETIAP anak bangsa harus mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan untuk menjawab tantangan di masa datang.
Melestarikan seni wayang menjadi bagian penting dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, seperti yang tercermin dalam Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved