Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANGSA ini belum sembuh dari luka karena ditinggalkan 53 prajurit terbaik TNI AL yang menjadi korban karamnya kapal selam tua asal Jerman, KRI Nanggala-402.
Visi Presiden Jokowi membangun poros maritim selaiknya diimplementasikan dengan mengakhiri pola pikir sebagai bangsa pecinta alat utama sistem senjata (Alutsista) rongsokan, bekas, ketinggalan secara teknologi dan tua meskipun dari hibah terlebih dengan membeli.
Keinginan menjadi pusat peradaban yang berbasis di perairan mestinya dibarengi semangat menghadirkan alutsista yang andal, modern dan mampu mengantisipasi ancaman konflik di kawasan serta kedaulatan bangsa.
Bukan sebaliknya, gemar menerima atau membeli persenjataan bekas yang kerap membebani anggaran juga menelan korban nyawa para tunas bangsa.
Dengan demikian, menurut Anggota Komisi I DPR Rizki Aulia Rahman Natakusumah, rencana Indonesia melalui Kementerian Pertahanan RI menerima hibah tiga kapal korvet dari Korea Selatan maupun negara lain ditinjau ulang.
Meskipun alutsista itu diperoleh cuma-cuma namun tak memperkuat mutu TNI maka anggaran untuk perawatannya sebaiknya digunakan untuk membeli yang baru.
"Pada dasarnya hibah ini menunjukkan adanya kerja sama pertahanan yang baik dengan Korea Selatan. Namun yang perlu dipertimbangkan adalah apakah cost yang telah dan akan dikeluarkan sepadan dengan benefit yang didapatkan?" kata Rizki.
"Kami berpandangan sebaiknya biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan hibah alutsista bekas bisa dialihkan untuk pembelian produk alutsista dari industri pertahanan dalam negeri," ujarnya kepada Media Indonesia, Selasa (25/1).
Menurut Rizki, pertimbangan utama kaji ulang rencana penerimaan hibah itu didasarkan pada usia alutsista yang sudah tua. Kapal yang hendak diberikan dengan kesepakatan hibah tersebut telah digunakan hampir mencapai 40 tahun.
"Masalah alutsista kita itu selama ini terlalu berat di biaya perbaikan dan perawatan. Menengok ke belakang, banyak kecelakaan alutsista diakibatkan karena perawatan tidak optimal. Jangan sampai nanti kapal hibah ini memakan korban jiwa prajurit-prajurit kita lagi," paparnya.
Indonesia tidak boleh tergiur dengan hibah alutsista dari negara mana pun. Sebab pemberinya jarang memberikan kelengkapan dan kelaikan sesuai dengan kebutuhan TNI.
"Apakah kapal hibah ini dilengkapi dengan sonar dan persenjataan lainnya? atau hanya unit kapal tanpa persenjataan. Karena secara operasional ini penting," ucap Rizki.
Perhatian lainnya, kata dia, Indonesia harus bisa memastikan bahwa kapal telah bebas dari adanya kemungkinan peralatan yang masih terhubung dengan produsen atau pengguna sebelumnya. Itu supaya tidak menjadi lubang kebocoran informasi yang bersifat rahasia.
Lebih jauh, ia mengingatkan perkembangan dinamika ancaman laut yang meningkat di perairan Indonesia.
"Saat ini ditemukan banyak sea glider, patut juga diperhatikan pengadaan UUV (unmanned underwater vehicle) untuk dapat membantu memantau ancaman di bawah laut Indonesia," pungkasnya.
Diketahui Indonesia akan menerima hibah tiga kapal perang milik Korea Selatan jenis korvet. Menyusul ke depan Indonesia juga dijanjikan Jepang akan diberikan armada serupa. (Cah/OL-09)
Pemerintah perlu fokus pada pekerjaan rumah internal, seperti modernisasi alutsista serta membuat perencanaan pertahanan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Malaysia sukses uji terbang drone ANKA-THS di Labuan. Aset MALE buatan Turki ini disiapkan untuk memperkuat pengawasan strategis di wilayah Laut China Selatan.
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali menyebut kapal induk Giuseppe Garibaldi buatan Italia ditargetkan tiba di Indonesia sebelum HUT TNI 5 Oktober 2026.
Anggaran pertahanan APBN 2026 mencapai Rp337 triliun. Pengamat menilai belanja alutsista harus memperkuat industri pertahanan nasional, bukan sekadar impor senjata.
CO-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, mengatakan, kemandirian industri pertahanan merupakan salah satu pilar kedaulatan negara.
Sebanyak 133.000 personel TNI dan 1.047 alat utama sistem senjata (alutsista) akan dikerahkan dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI di Lapangan Silang Monas
Mantan Kabais TNI, Soleman B Ponto, menegaskan bahwa karakter keras dalam peradilan militer merupakan konsekuensi logis dari tuntutan disiplin dan kesiapan tempur prajurit.
Sebanyak 415 tentara AS terluka dan 13 tewas dalam operasi melawan Iran. Konflik meningkat sejak serangan gabungan AS-Israel pada Februari.
WALHI menyoroti keterlibatan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan penguatan peran militer dalam Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).
Intelijen AS menyebut Iran masih mampu memulihkan bunker rudal dalam hitungan jam meski dibombardir. Setengah peluncur rudal dilaporkan masih utuh.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
kasus dugaan penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus dan keterlibatan oknum TNI dalam kasus ini menjadi ujian bagi kredibilitas sistem peradilan militer di mata publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved