Hadapi Situasi Geopolitik Global, Pertahanan Negara Perlu Diperkuat

Rahmatul Fajri
20/4/2026 21:11
Hadapi Situasi Geopolitik Global, Pertahanan Negara Perlu Diperkuat
Ilustrasi(Dok Istimewa)

KONDISI kekinian terkait situasi geopolitik nasional dan internasional seperti perang antara Ukraina dan Rusia serta perang Israel-AS dan Iran merupakan ancaman dan tantangan pertahanan serius bagi bangsa Indonesia jika skalanya meluas menjadi perang yang berkepanjangan.

Karena itu, dibutuhkan suatu pertahanan negara yang kuat dengan segala upaya mempertahankan kedaulatan, keutuhan wilayah, serta keselamatan bangsa dari segala bentuk ancaman. Kelangsungan berbangsa dan bernegara juga harus taat pada prinsip dan amanah konstitusi.

"Perang bukan hanyalah tentang jumlah tentara dan kecanggihan alutista semata, melainkan harus lebih melihat pertahanan dalam jangka panjang dari segi lainnya," ungkap Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy Satyo Purwanto dalam diskusi bertajuk Kajian Kritis Terhadap Pertahanan Negara yang diselenggarakan oleh Barisan Jaringan Organisasi Kampus 98 (Bjorka 98), di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Menurut Satyo, pemerintah perlu fokus pada pekerjaan rumah internal, seperti modernisasi alutsista serta membuat perencanaan pertahanan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Pembicara lainnya, Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis Uchok Sky Khadafi menyoroti pentingnya prioritas pertahanan dalam menghadapi ancaman modern militer dan nonmiliter.

"Isu keamanan siber, politisasi TNI, transparansi anggaran, kedaulatan ruang angkasa, ini penting. Terkait anggaran pertahanan, sebaiknya tak fokus pada TNI AD, melainkan juga untuk TNI AU dan TNI AL," kata Uchok.

Diskusi tersebut menghadirkan para mantan aktivis 98 lainnya seperti, Mahendra Dhandi Uttunggadewa, Hari Purwanto (Studi Demokrasi Rakyat), Bandot Malera sebagai moderator, serta mantan aktivis lainnya.

Mahendra Dhandi Uttunggadewa, atau biasa disapa Dhandy, menambahkan pemerintah perlu merumuskan suatu kebijakan, konsep pertahanan, dan pembinaan kekuatan pertahanan yang jelas. "Ini penting untuk mempertahankan kedaulatan Indonesia pada masa yang akan datang, yang didukung kekuatan pertahanan rakyat semesta," tutup Dhandy. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya