Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GELARAN Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Lampung ditutup secara resmi oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Hasil Muktamar kali ini menetapkan Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU terpilih untuk periode masa jabatan 2021-2026. Muktamar juga menunjuk Miftachul Akhyar sebagai Rois Aam PBNU.
Dalam sambutannya, Wapres menyampaikan apresiasi atas kelancaran acara muktamar yang berjalan selama tiga hari tersebut.
“Hasil ini bagi pemerintah sangat menggembirakan, sangat menyenangkan karena bagi pemerintah NU selama ini dianggap dan dinyatakan sebagai mitra pemerintah yang paling setia di dalam membangun bangsa ini," ungkapnya saat penutupan Muktamar di Aula IAIN Radin Inten, Jumat.
Hadir dalam acara penutupan muktamar diantaranya Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, Rais A'am PBNU terpilih masa khidmat 2021-2026 Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU terpilih masa khidmat 2021-2026 Yahya Cholil Staquf, Rektor Universitas Islam Negeri Raden Inten M. Mukri serta para pengurus NU pusat, wilayah, cabang dan internasional.
Ma’ruf menyebutkan, Presiden Joko Widodo juga menyatakan saat membuka acara Muktamar pada Rabu (22/12) lalu. “Itu diakui oleh Presiden Joko Widodo kemarin bahwa NU telah banyak berjasa bagi bangsa ini," ungkapnya.
Baca juga : Wapres: NU Organisasi Berpengalaman dapat Atasi Situasi Genting
Ma’ruf juga berharap agar hasil muktamar yang diperoleh dapat dijalankan dengan baik dan disikapi dengan kompak oleh seluruh pengurus NU.
“Hasil muktamar ini bagi warga NU sesuatu yang harus disyukuri, karena NU adalah amanat yang harus kita jaga, yang harus kita pelihara. NU tidak boleh mengalami situasi sehingga terjadinya perpecahan, permusuhan, ketidak kompakan, sehingga membuat NU menjadi lemah," tegasnya.
Menutup sambutannya, Wapres berpesan agar momentum muktamar ini dapat dijadikan sebagai wadah untuk memperbaiki diri dan merumuskam langkah-langkah NU ke depan dalam membangun bangsa bersama pemerintah.
“Momentum bermuktamar kita jadikan untuk melakukan islakh, memperbaiki langkah-langkah," pungkasnya. (OL-7)
Seluruh keputusan dalam muktamar harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.
Arah pemilihan Rais Aam melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) saat ini sangat dipengaruhi oleh konfigurasi kepentingan para aktor utama di posisi Ketua Umum.
DESAKAN agar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) segera menggelar muktamar NU terus menguat. Kali ini, Forum Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia mendesak muktamar
Rangkaian menuju Muktamar ke-35 sendiri akan didahului oleh Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) pada April 2026.
Gus Lilur merasa prihatin jika tradisi besar seperti pesantren dan bahtsul masail terpinggirkan oleh kepentingan elektoral.
TOKOH Nahdatul Ulama (NU) HRM. Khallilur R Abdullah Sahlawiy atau biasa disapa Gus Lilur mengingatkan, penyelenggaraan Muktamar NU mendatang harus bebas dari politik uang.
KETUA Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, menyampaikan pesan agar para kader menahan diri dan menghormati proses hukum terkait penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 Hijriah akan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Ketidakhadiran sejumlah tokoh penting dalam puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) 100 Tahun Masehi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Istora Senayan.
Presiden Prabowo Subianto batal menghadiri puncak Harlah 100 Tahun NU meski persiapan kepresidenan telah dilakukan. PBNU menyebut pembatalan terjadi di saat terakhir karena tugas negara.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menilai keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace yang diinisiasi Amerika Serikat sebagai langkah tepat.
PBNU menerima permohonan maaf Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf, atas kelalaian dan ketidakcermatan dalam mengundang narasumber AKN-NU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved