Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Panitia Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama Imam Aziz memastikan penetapan jadwal atau waktu Muktamar NU akan dilakukan pekan depan.
"Belum ada keputusan apakah maju atau mundur," ujarnya saat dihubungi, Jumat (3/12)
Dalam menetapkan jadwal tersebut akan melalui mekanisme yang diputuskan melalui rapat gabungan Syuriah dan Tanfidhjyah
"Penetapan jadwal Muktamar akan diputuskan melalui rapat gabungan Syuriah dan Tanfidhjyah. Insyaallah pekan depan," ungkapnya.
Dia mengatakan Kiai Said telah mengirimkan surat resmi kepada Rais 'Aam PBNU KH Miftachul Akhyar untuk bersama menyelenggarakan rapat untuk menjadwal kembali pelaksanaan Muktamar NU di Lampung.
Baca juga: Panitia Lokal: Muktamar NU ke-34 Resmi Dimajukan, akan Dibuka Presiden
"Rapat Harian Syuriyah & Harian Tanfidziyah ini diusulkan diselenggarakan pada hari Selasa, 7 Desember 2021 di Gedung PBNU"
Sebelumnya Imam menekankan tidak akan ada kekosongan kepengurusan jika pelaksanaan Muktamar NU mundur.
"Tidak tergantung tanggal atau tahun. Sebelum Muktamar terlaksana, PBNU masih efektif dapat menjalankan program sebagaimana biasa,"
Imam mengatakan ihwal masa berlaku kepengurusan NU Muktamar ke-33 tercantum dalam hasil Munas Konferensi Besar NU yang digelar pada 26 September 2021. Poin ketiga hasil Munas NU 2021 menyebut masa khidmat PBNU hasil Muktamar ke-33 NU sampai dilaksanakannya Muktamar ke-34 NU. (OL-4)
Seluruh keputusan dalam muktamar harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.
Arah pemilihan Rais Aam melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) saat ini sangat dipengaruhi oleh konfigurasi kepentingan para aktor utama di posisi Ketua Umum.
DESAKAN agar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) segera menggelar muktamar NU terus menguat. Kali ini, Forum Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia mendesak muktamar
Rangkaian menuju Muktamar ke-35 sendiri akan didahului oleh Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) pada April 2026.
Gus Lilur merasa prihatin jika tradisi besar seperti pesantren dan bahtsul masail terpinggirkan oleh kepentingan elektoral.
TOKOH Nahdatul Ulama (NU) HRM. Khallilur R Abdullah Sahlawiy atau biasa disapa Gus Lilur mengingatkan, penyelenggaraan Muktamar NU mendatang harus bebas dari politik uang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved