Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
OMBUDSMAN Republik Indonesia (ORI) mencatat kepolisian dan pengadilan mendominasi keluhan yang dilaporkan masyarakat selama lima tahun terakhir.
"Kurun waktu lima tahun terakhir bidang hukum, politik, HAM, keamanan dan pertahanan merupakan isu yang paling banyak dilaporkan oleh masyarakat adalah kepolisian dan pengadilan," ungkap anggota ORI Adrianus Meliala, didampingi Anggota ORI, Ninik Rahayu saat memaparkan catatan akhir tahun bidang hukum, politik, HAM, keamanan dan pertahanan secara virtual, di Jakarta, Kamis (28/1).
Menurut Adrianus catatan tersebut sebagai stimulan dan masukan bagi instansi penegak hukum dan komisi atau lembaga terkait bidang hukum guna perbaikan penyelenggaraan pelayanan publik dan gambaran bagi masyarakat mengenai kondisi pelayanan publik saat ini.
Ia mengatakan instansi yang mendominasi laporan adalah kepolisian dan pengadilan. Sebanyak 3.824 laporan mengenai kepolisian telah selesai dan ditutup sedangkan sebanyak 1.534 yang lain masih dalam proses penyelesaian.
Sebanyak 1.039 laporan masyarakat mengenai instansi pengadilan telah diselesaikan dan ditutup. Sedangkan 751 laporan lainnya masih dalam proses penyelesaian.
Selain peradilan, kejaksaan menempati urutan ketiga sebagai instansi paling banyak diadukan ke Ombudsman dengan 532 laporan, kemudian lembaga pemasyarakatan dengan total 261 laporan.
Menurut Adrianus, TNI menduduki urutan selanjutnya dengan total laporan kepada Ombudsman selama lima tahun terakhir sebanyak 62 laporan. Terakhir adalah institusi pertahanan dengan total 29 laporan.
Sementara selama satu tahun terakhir, lanjut Adrianus, masyarakat mengadu ke Ombudsman dan terekam dalam 6311 laporan. Bila dirinci lebih dalam, kepolisian dan lembaga peradilan menempati urutan teratas dengan masing-masing 699 dan 284 laporan.
Kemudian diikuti oleh kejaksaan 82, lembaga pemasyarakatan 37, TNI 7 dan lembaga pertahanan 13. Pada substansi laporan terkait kepolisian, masyarakat paling banyak melaporkan tentang dugaan penundaan berlarut, penyimpangan prosedur, dan tidak memberikan pelayanan.
"Dengan pokok permasalahan yang mendominasi yaitu pada proses penyelidikan, penyidikan seperti penetapan tersangka, DPO, visum, serta labkrim," ujar Adrianus.
Masyarakat juga, kata dia, melaporkan terkait lembaga non hukum dan peradilan. Selama 2020 terdapat 99 laporan dalam kategori komisi/lembaga, disusul bidang imigrasi dan bea dan cukai, isu hak sipil dan politik serta hak kekayaan intelektual.
"Pada substansi hak sipil dan politik, masyarakat paling banyak melaporkan tentang dugaan penyimpangan prosedur, penundaan berlarut, dan tidak memberikan pelayanan. Pokok permasalahan yang mendominasi yaitu terkait keterbukaan informasi permintaan data, serta terkait pemilu dan pilkada," ungkapnya.
Anggota Ombudsman RI, Ninik Rahayu menambahkan seluruh laporan tersebut, berikut rekomendasi perbaikan dan pencegahan maladministrasi telah diserahkan kepada instansi terkait. Semuanya, kata dia, menerima catatan tersebut dan diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan ke depan dalam pelayanan terhadap masyarakat. (OL-13)
Baca Juga: Kejagung Cegah Belasan Orang ke Luar Negeri Terkait Kasus Asabri
ANGGOTA Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin mengaku terkejut Ketua Ombudsman RI Hery Susanto ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola tambang nikel atau korupsi nikel.
Profil lengkap Hery Susanto, Ketua Ombudsman RI periode 2026-2031 yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi tambang nikel oleh Kejaksaan Agung.
OMBUDSMAN Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau mencurigai adanya keterlibatan oknum di balik maraknya aktivitas tambang pasir ilegal di Batam, khususnya di wilayah Nongsa.
Uang tersebut diduga diberikan untuk mengatur dan membantu perusahaan keluar dari permasalahan terkait perhitungan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
PRESIDEN Prabowo Subianto mengangkat sembilan anggota Ombudsman untuk masa jabatan 2026-2031. berikut daftar namanya
Komite sekolah dan orang tua siswa SMK IDN Bogor melaporkan dugaan maladministrasi penerbitan SK Gubernur Jawa Barat.
PELAKSANA Tugas (Plt) Kalemdiklat Polri, Irjen Andi Rian, membeberkan sejumlah hambatan krusial dalam upaya memutus siklus kekerasan di lingkungan pendidikan kepolisian, khususnya Akpol.
Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan aparat penegak hukum agar tidak menggunakan hukum sebagai alat untuk menyerang lawan politik.
Mayoritas publik atau sekitar 67 persen percaya bahwa penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi mengurangi independensi kepolisian.
kasus yang menimpa Hogi Minaya di Sleman, Yogyakarta serta arogansi terhadap penjual es gabus menunjukkan polisi tidak lagi menghayati perannya sebagai pelayan masyarakat.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi.
Menurut Fauzan, wacana pembentukan kementerian khusus yang membawahi kepolisian justru berisiko menambah kerumitan birokrasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved