Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan dirinya sebagai kader Partai Keadilan Sejahteral (PKS) akan tetap mengawal dan menjaga Jokowi agar sukses dan amanah sebagai presiden dalam melaksanakan tugas dan memiliki tanggung jawab mamajukan dan mensejahterakan bangsa dan negara Indonesia.
“Target Kinerja dan hasilnya bagus yang dibangun dan kerjakan, kami akan mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada presiden jokowi,” kata Dimyati pada pers rilisnya, Senin (4/5).
“Tetapi bila sebaliknya, kami selalu mengingatkan dan memberi masukan serta mengkritisi pak jokowi dalam mengelola republik ini, agar republik indonesia bisa menjadi negara yang maju dan sejahtera,” tegas politikus dari Fraksi PKS.
Dimyati juga mengatakan sebagai bagian dari partai oposisi yang berada di luar pemerintahan, dirinya akan menjadi penyeimbang tetapi bukan menjatuhkan pemerintahan dan mendiskreditkan.
“Kami juga bukan yes man atau ABS asal bapak senang, tapi kami mendukung dan menguatkan serta mengapresiasi bila rencana, program dan aksi bapak presiden bagus. Tetapi kami juga selalu mengingatkan dan mengkritisi bahkan menegur bila ada sesuatu yang keliru dan merugikan keuangan negara dan bangsa,” jelas Dimyati.
Ia menegaskan dirinya dan politisi lainnya akan terus mengawal kepala pemerintahan dan kepala negara dalam memimpin Indonesai tidak terlibat KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme).
“Semua yang kami lakukan murni mengawal sebagai oposisi agar bisa melakukan check and balances karena bila kami tidak di luar sebagai oposisi siapa lagi yang mau menegur dan mengkritisi presiden yang sedang berkuasa,” ucap Dimyati.
“Apalagi sistem pemerintahan di indonesia ini adalah sistem presidensial, kekuasaan presiden sebagai kepala negara sangat kuat, karena sangat powerful dan kuat posisinya kemungkinan cenderung abuse of power dan misleading dalam kepemimpinannya sangat besar,” tegasnya.
“Jadi kami, PKS merasa perlu sebagai penyeimbang penguasa, kami bila tidak berkuasa, committed kami jadi oposisi yang bermartabat untuk rakyat indonesia, kami melihat saat ini indonesia belum maju baru mimpi,” tuturnya. (OL-09)
Komunikasi berkualitas merupakan kunci utama dalam membentuk ketahanan keluarga yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Menurutnya, kondisi global yang tidak menentu menuntut semua pihak untuk bersiap dan berperan aktif membantu masyarakat.
PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti penguatan ketahanan ekonomi, pangan, dan energi sebagai fondasi kemandirian nasional di peringatan puncak Milad ke-24.
Meski demikian, Kholid menegaskan bahwa setiap partai memiliki kedaulatan dalam mengatur mekanisme internalnya.
Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Sukamta menegaskan bahwa Indonesia perlu mengambil posisi yang tepat dan terukur dalam merespons mediasi Iran dan AS sejalan politik luar negeri bebas dan aktif.
PKS mendukung Presiden Prabowo Subianto menunda pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina saat meningkatnya konflik Timur Tengah Iran, Amerika Serikat, iran, dan israel
Ia menjelaskan, gagasan otonomi daerah mulai dirintis pada penghujung masa pemerintahan Soeharto.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons pernyataan Jusuf Kalla terkait peran politiknya bagi Jokowi. Gibran sebut JK sebagai idola dan mentor
PRESIDEN ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi buka suara terkait pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla soal jasanya mengantarkan Jokowi menjadi presiden.
POLEMIK terkait ijazah palsu Jokowi yang merupakan Presiden ke-7 RI dinilai belum akan mereda dalam waktu dekat meskipun sudah ada jalur hukum
POLDA Metro Jaya menghentikan penyidikan terhadap tiga orang tersangka terkait kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi setuju dengan langkah Wakil Presiden ke 10 dan ke 12 Jusuf Kalla melaporkan Rismon Sianipar yang menuduhnya mendanai Roy Surya dkk soal kasus ijazah palsu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved