Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KERJA sama seluruh elemen dan lembaga negara amat dibutuhkan dalam rangka memperkuat nilai-nilai Pancasila.
"Seluruh elemen bangsa Indonesia harus bekerja sama. Kolaborasi MPR dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) akan membuat Pancasila kembali menjadi tuan rumah di negerinya sendiri," kata Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) saat menerima kunjungan BPIP di gedung parlemen, Jakarta, kemarin.
Selama ini, kata dia, Pancasila terkesan terasingkan dari ingar bingar reformasi dan pertarungan politik para elite. Padahal, kelima sila yang ada dalam Pancasila memiliki musuh utama yang harus dihadapi bersama, yaitu intoleransi, pelanggaran HAM, disintegrasi, liberalisasi demokrasi, serta kemiskinan dan kesenjangan sosial.
Turut hadir mendampingi Bamsoet, Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat, Ahmad Basarah, Jazilul Fawaid, Syarief Hasan, Hidayat Nur Wahid, Zulkifli Hasan, dan Fadel Muhammad. Sementara itu, dari BPIP yang hadir antara lain Kepala BPIP Yudian Wahyudi, Hariyono, FX Adji Samekto, Baby Salamah, Rima Agristina, Benny Susetyo, dan Karjono.
Lebih lanjut, Bamsoet mengatakan penafsiran Pancasila seolah dilepaskan ke pasar bebas pascareformasi 1998. Hal itu ditandai hapusnya TAP MPR RI Nomor II Tahun 1978 tentang Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4).
Selain itu, imbuhnya, pembubaran Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7), serta penghapusan mata pelajaran Pancasila sebagai pelajaran pokok di sekolah dan perguruan tinggi, turut menggerus pemahaman akan Pancasila.
"Negara kehilangan kuasa dalam membina mental ideologi bangsa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Akibatnya, ideologi transnasional yang tak sesuai jati diri bangsa dengan mudah menginfiltrasi berbagai sendi kehidupan masyarakat. Bangsa Indonesia seperti tercabut dari akar jati dirinya," urai Bamsoet.
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid menambahkan, MPR dan BPIP sepakat untuk mendorong kembali Pancasila sebagai kurikulum wajib yang ada di bangku sekolah. Kesepakatan tersebut akan diambil melalui perubahan atau revisi undang-undang tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).
"MPR akan mengadakan MoU dengan BPIP dalam rangka pembinaan idiologi Pancasila dan menyepakati adanya narasi yang sama terkait sejarah dan materi Pancasila," paparnya. (Uta/P-3)
Lestari Moerdijat menegaskan bahwa seni ukir bukan sekadar karya artistik, melainkan bagian dari identitas budaya bangsa.
PEMBANGUNAN berbasis data yang akurat diyakini mampu mendorong peran aktif sektor kebudayaan dalam memperkokoh fondasi pembangunan nasional.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dorong peningkatan literasi nasional manfaatkan tingginya minat baca Gen Z berdasarkan riset Jakpat 2025.
GURU perempuan memiliki peran krusial dalam menentukan arah pembangunan bangsa, terutama melalui kontribusi nyata dalam pembentukan karakter generasi penerus yang tangguh.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya pengamalan Empat Pilar Kebangsaan untuk menjaga kelestarian alam dan harmoni kehidupan bernegara.
FASE darurat kekerasan terhadap penyandang disabilitas memerlukan langkah konkret bersama dan segera untuk mewujudkan perlindungan bagi seluruh warga negara yang diamanatkan UUD 1945.
BPIP menyelenggarakan Sosialisasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila serta Optimalisasi Pemanfaatan Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila
BPIP dan UMY menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Pembinaan Ideologi Pancasila
BPIP mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta yang menyelenggarakan Sosialisasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila bagi satuan pendidikan.
Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno dikenal sebagai sosok pemimpin yang mampu merangkul berbagai kalangan.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa pendidikan Pancasila harus menjadi arus utama dalam pembentukan karakter generasi muda
PENGUATAN ideologi negara bukan lagi sekadar wacana akademis, melainkan faktor kunci keberhasilan transformasi menuju Indonesia. Pancasila
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved