Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj mengkritisi wacana pembangunan terowongan yang menghubungkan Masjid Istiqlal-Katedral.
Dia tidak memahami maksud Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun terowongan yang menghubungkan kedua rumah ibadah tersebut.
"Apa budaya atau agama atau politik? Saya enggak paham itu. Saya baru tahu setelah diresmikan oleh pak Jokowi di telivisi," kata Said Aqil di Gedung PBNU di di Jalan Kramat, Jakarta, Sabtu (8/2).
Baca juga: Jokowi Setujui Terowongan Silaturahmi untuk Istiqlal dan Katedral
Menurutnya, pembangunan tersebut harus memiliki nilai. Namun, hal itu tidak ditangkap dari wacana pembangunan tersebut. "Apakah nilai budaya, agama atau ini cuma bagian strategi politik," ungkap dia.
Baca juga: Presiden: Renovasi Istiqlal Selesai Sebelum Ramadan
Saat dijelaskan tujuan Jokowi membangun terowongan tersebut sebagai wadah bersilaturahim, Said Aqil tetap mempertanyakannya.
Menurutnya, silaturahim tidak harus melalui terowongan. "Apakah harus begitu (melalui terowongan). Begitu loh pertanyaanya," ujar dia. (X-15)
Seluruh keputusan dalam muktamar harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan kelompok tertentu.
Saifullah Yusuf menyatakan aspirasi Ketua PWNU se-Indonesia terkait waktu pelaksanaan muktamar selaras dengan keputusan internal organisasi.
DESAKAN agar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) segera menggelar muktamar NU terus menguat. Kali ini, Forum Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) se-Indonesia mendesak muktamar
PBNU usulkan pendekatan proporsional terkait wacana pelarangan vape. Fokus pada edukasi dan pengawasan distribusi untuk cegah penyalahgunaan narkotika.
Gus Fahrur memberikan dukungan penuh terhadap segala upaya pemberantasan narkoba.
KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf melakukan pertemuan dengan Kuasa Usaha ad Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Anak-anak diajak menyelami nilai-nilai penting seperti sikap saling menolong, rasa syukur, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama manusia lewat dongeng.
Berbagi Berkah Ramadan Bersama Anak-Anak Yatim Piatu di Masjid Istiqlal
Pada momentum Ramadan, Asuransi Jasindo mengadakan program Berbagi Berkah Ramadan yang dilaksanakan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (6/3).
Anak-anak diajak memahami nilai-nilai seperti saling menolong, rasa syukur, serta kepedulian terhadap manusia, hewan, dan lingkungan.
Habib Ja'far menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara ibadah dan kesehatan selama berpuasa, termasuk memastikan sahur yang cukup dan bergizi lengkap.
IMAM Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengungkapkan sejumlah rencana besar pembenahan dan pengembangan, mulai dari penataan, pencahayaan, hingga perbaikan kawasan sekitar masjid.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved