Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Fraksi Partai NasDem DPR RI Saan Mustofa mendukung usulan Komisi Pemilihan Umum (KPU)U terkait rekapitulasi elektronik atau salinan digital untuk Pilkada 2020. Menurutnya, rekapitulasi elektronik tidak hanya sebagai upaya modernisasi sistem, tetapi juga akan memberikan kepastian dan kecepatan hasil.
"Itu bisa memberikan kepastian lebih cepat karena teknologi informasi kan lebih cepat diakses sehingga kecepatan lebih mudah untuk diketahui," terang Saan saat dihubungi Media Indonesia (25/1).
Selain cepat, rekapitulasi elektronik juga akan menghemat biaya penyelenggaraan pemilu yang dikenal berbiaya tinggi.
"Sisi penghematan terhadap anggaran Pemilu karena akan memangkas beberapa level dalam jenjang rekapitulasi," tambahnya.
Rekapitulasi elektronik juga mampu meminimalisir resiko kecurangan yang rawan terjadi dalam proses rekapitulasi manual.
"Itu bisa menghilangkan potensi soal kecurangan, manipulasi," tandasnya.
Meski mendukung, Saan memberikan catatan terkait dengan penggunaan rekapitulasi elektronik yakni soal kesiapan dan keamanan.
"Asal tentu saja, dipikirkan soal kesiapannya, macam-macam, terus juga potensi untuk kena hack dan sebagainya. Faktor keamanan harus benar-benar dipikirkan," pungkasnya. (OL-8)
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh, meminta seluruh kadernya untuk memperkuat dan merapatkan barisan untuk menghadapi dinamika politik yang terus berubah.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, merespons usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik.
FRAKSI Partai NasDem DPR RI mengusulkan kenaikan angka ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dalam sistem pemilu mendatang.
Meski demikian, Kholid menegaskan bahwa setiap partai memiliki kedaulatan dalam mengatur mekanisme internalnya.
Menurut dia, figur-figur yang ingin menjadi calon presiden atau wakil presiden juga harus masuk terlebih dahulu sebagai kader partai politik.
KETUA Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah isu soal NasDem dan Gerindra akan melakukan penyatuan atau merger.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved