Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA hampir tiga dekade, kemitraan ASEAN-Tiongkok telah menjadi lokomotif perdamaian dan stabilitas di kawasan. ASEAN-Tiongkok memiliki komitmen yang sama untuk memastikan stabilitas dan perdamaian sebagai kunci kesejahteraan.
Pernyataan itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat berbicara dalam Konferensi Tingkat Tinggi Ke-22 ASEAN-Tiongkok di Impact Exhibition & Convention Center, Bangkok, Thailand, kemarin.
"Pada Juni lalu, ASEAN telah mengesahkan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific. Outlook ini mendorong seluruh negara di kawasan untuk mengedepankan kolaborasi dan menanggalkan rivalitas," kata Jokowi, kemarin.
Oleh karena itu, kerja sama Indo-Pasifik merupakan isu yang disampaikan Presiden dalam KTT ini.
"Kita berharap dengan outlook ini, stabilitas, keamanan, dan kesejahteraan bukan hanya dinikmati oleh kawasan Asia-Pasifik, tapi juga lebih luas di kawasan Indo-Pacifik," ujar Jokowi.
Lebih jauh Presiden Jokowi menegaskan bahwa ASEAN terbuka untuk bekerja sama dengan Tiongkok dalam kerangka ASEAN Outlook on the Indo-Pacific, yang salah satunya memfokuskan kerja sama konektivitas dan infrastruktur.
Sebelumnya, pada sesi Sidang Pleno KTT Ke-35 ASEAN yang digelar di Impact Exhibition and Convention Center, Bangkok, Thailand, Sabtu (2/11), Jokowi mengajak pemimpin negara-negara ASEAN untuk menguatkan kerja sama dan bekerja keras melindungi stabilitas dan kesejahteraan di kawasan.
Menlu Retno Marsudi yang mendampingi Presiden dalam sidang pleno menyampaikan bahwa di tengah ketidakpastian perekonomian global, negara-negara ASEAN memiliki situasi jauh lebih baik ketimbang negara-negara di kawasan lain.
Pada sisi lain, para pemimpin ASEAN dilaporkan telah menyepakati pembentukan gugus tugas ad hoc untuk membantu proses repatriasi pengungsi Rohingya dari Bangladesh ke Myanmar. Gugus tugas itu akan bekerja di bawah Sekretariat ASEAN.
Namun, wakil Indonesia untuk Komisi HAM Antarpemerintah ASEAN, Yuyun Wahyuningrum, menyebut tidak ada kemauan politik dari Myanmar untuk memulangkan warga Rohingya.
Menurut Yuyun, hal itu terjadi karena etnik Rohingya dianggap bukan warga negara Myanmar. (Mal/Ant/X-6)
Presiden Prabowo Subianto bertemu Vladimir Putin di Kremlin. Keduanya sepakat memperkuat kerja sama strategis di sektor ESDM, investasi, hingga hilirisasi.
Bintang kehormatan Nishan-e-Pakistan merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Pemerintah Pakistan kepada para pemimpin asing yang dinilai berjasa besar bagi Pakistan.
Ramaphosa bakal menyoroti komitmen untuk memperkuat kerja sama di bidang perdagangan, pertanian, pariwisata, dan pertahanan.
Di Jakarta, Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong bertemu dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono untuk membahas kerja sama bilateral yang sedang berlangsung.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste Jess Dutton.
Thai Trade Center Jakarta, di bawah naungan Department of International Trade Promotion (DITP) Ministry of Commerce Thailand resmi membuka acara Thailand Week 2025 di Jakarta.
Ia menjelaskan, gagasan otonomi daerah mulai dirintis pada penghujung masa pemerintahan Soeharto.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons pernyataan Jusuf Kalla terkait peran politiknya bagi Jokowi. Gibran sebut JK sebagai idola dan mentor
PRESIDEN ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi buka suara terkait pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla soal jasanya mengantarkan Jokowi menjadi presiden.
POLEMIK terkait ijazah palsu Jokowi yang merupakan Presiden ke-7 RI dinilai belum akan mereda dalam waktu dekat meskipun sudah ada jalur hukum
POLDA Metro Jaya menghentikan penyidikan terhadap tiga orang tersangka terkait kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi setuju dengan langkah Wakil Presiden ke 10 dan ke 12 Jusuf Kalla melaporkan Rismon Sianipar yang menuduhnya mendanai Roy Surya dkk soal kasus ijazah palsu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved