Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BEA Cukai Blitar menangkap seorang sales yang diduga sebagai pengedar rokok tanpa dilekati pita cukai pada pertengahan September 2019. Penindakan tersebut dilakukan berdasarkan pendalaman informasi terkait adanya kegiatan pengiriman barang kena cukai ilegal pada sebuah toko di Kecamatan Udanawu, Blitar, Jawa Timur.
Mohammad Ayub Yanuar Pribadi, selaku Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Blitar menjelaskan tentang kronologis penangkapan tersebut.
“Atas informasi yang diperoleh, kami mendapati seseorang yang diduga sales rokok ilegal mengendarai kendaraan roda dua dan membawa saddle bag yang diduga memuat rokok ilegal. Kami memutuskan melakukan pengintaian. Tak berapa lama sales tersebut berhenti di sebuah toko dan membuka saddle bag yang berisi rokok ilegal,” kata Ayub.
Penindakan pun dilakukan pada pukul 15.00 WIB dengan menghampiri sales. Terduga berusaha melarikan diri namun tak berselang lama terduga berhasil diamankan oleh petugas Bea Cukai Blitar.
“Kami pun melakukan pemeriksaan terhadap saddle bag tersebut dan didapati Barang Kena Cukai Hasil Tembakau tanpa dilekati pita cukai.” jelas Ayub.
Dari hasil penindakan tersebut didapati 42.048 batang rokok ilegal dengan perkiraan nilai mencapai Rp30 juta dan kerugian negara ditaksir mencapai Rp15,5 juta.
Setelah itu, petugas Bea Cukai Blitar mengembangkan kasus tersebut dengan mendatangi gudang penyimpanan rokok ilegal dan dari situ ditemukan sebanyak 112.768 batang rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai. Total nilai barang sebesar Rp80,3 juta dan kerugian negara sebesar Rp41,4 juta.
“Untuk saat ini terduga sudah kami amankan dan masih dalam proses penyidikan. Ini merupakan bukti komitmen kami dengan tidak memberikan toleransi apapun bagi oknum yang melanggar ketentuan cukai,” ujar Ayub. (OL-09)
Upaya penyelundupan hampir 40 ribu benih lobster di Bandara Juanda berhasil digagalkan. Pelaku gunakan modus baru dengan handuk basah, nilai mencapai Rp1 miliar.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kantor wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita enam barang dari Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faizal Assegaf, dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dengan menyita sejumlah barang bukti.
KPKĀ sedang mengevaluasi alasan ketidakhadiran para pengusaha tersebut pada pemanggilan pertama.
Kasus dugaan korupsi cukai yang menyeret oknum di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) dinilai menjadi momentum penting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved