Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Divisi Humas Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan anggota kelompok bersenjata di Aceh merupakan buronan kepolisian yang melakukan aksi kejahatan, perampokan dan kekerasan. Selain itu mereka juga turut menyampaikan pesan yang bertentangan dengan NKRI.
"Iya perampokan, berupaya untuk menyampaikan pesan-pesan yang tidak sejalan dengn Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mereka mempunyai senjata," kata Iqbal di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/9).
Baca juga: Menhan Minta KKB Disebut Pemberontak
Iqbal menjelaskan, KKB pimpinan Abu Razak terpaksa dilumpuhkan karena melakukan perlawanan terhadap petugas. Oleh karena itu, pihaknya juga akan mendalami kepemilikan senjata api kelompok tersebut.
"Bayangkan orang sipil punya senjata, darimana? Peluru dan revolver kan dilarang," sebutnya.
Menurutnya, para pelaku yang tewas yakni Abu Razak, Wan Neraka, Zulfikar, dan Hamdi. Sementara seorang pelaku, Wan Ompong, kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit Bhayangkara Polda Aceh.
"Mudah-mudahan yang kritis itu sehat sehinga kita bisa dalami interograsi, untuk membuka tersangka-tersangka lain, pelaku-pelaku lain," terangnya.
Meskipun Abu Raza dan tiga orang lainya tewas, Iqbal mengaku masih terdapat belasan pengikut Abu Razak yang masih DPO.
"Masih banyak (anggota yang tersisa), tapi tidak begitu, ya mungkin bisa cuma tinggal 10 atau 15 lagi," terangnya.
Dia memastikan Abu Razak dan komplotannya selama ini sudah berstatus DPO. Mereka diduga berulang-ulang melakukan aksi kejahatan.
"Pimpinannya dan seluruh anggota itu memang DPO. Pelaku-pelaku yang menjadi buron yang sudah beberapa kali melakukan aksi kejahatan, perampokan dan kekerasan," pungkasnya. (Fer/A-3)
Polresta Banda Aceh menangkap terduga pelaku penganiayaan balita di Daycare Baby Preneur. Kasus terungkap setelah rekaman CCTV viral di media sosial.
TIGA pendulang emas tradisional di aliran sungai kawasan Cot Kuala, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie, Aceh, hanyut terbawa arus besar.
Pertemuan ini bukan sekadar pertemuan. Ini adalah pertemuan rasa, pertemuan hati, dan pertemuan sejarah
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem menyatakan bahwa upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh membutuhkan dukungan besar dari pemerintah pusat.
Program Amanah luncurkan Future Leaders Bootcamp di Aceh Besar untuk mencetak generasi unggul melalui kewirausahaan dan kepemimpinan berkarakter.
Saat menjadi narasumber pada seminar itu, Ahmad Luthfi membeberkan sejumlah praktik baik yang sudah dilakukan di Provinsi Jawa Tengah selama ia memimpin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved