Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAKNYA petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019 yang meninggal dunia selama proses Pemilu 2019 menjadi sorontan banyak pihak, tak terkecuali Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Kardiologis Pusat Jantung Nasional dr. Anwar Santoso menjelaskan, penyebab kematian ratusan petugas KPPS secara umum disebabkan oleh gagal jantung dan serangan jantung.
Dokter spesialis Jantung dan Pembuluh Darah itu meyakini, petugas KPPS yang meninggal dunia tersebut, secara umum telah memilihi bakat atau riwayat penyakit jantung.
Faktor kelelahan pasca bekerja, jelas Anwar dapat memicu serangan jantung bagi petugas KPPS yang telah memiliki bakat tersebut.
“Harus ada bakat itu dulu. Tak bisa kita salahkan kelelahan sebagai faktor tunggal,” tukas dr. Anwar dalam acara diskusi publik bertema Membedah Persoalan Sebab Kematian Mendadak Petugas Pemilu dari Prespektif Keilmuan di Kantor Pengurus Besar IDI, Jakarta, Senin (13/5).
Baca juga : Kemenkes Sebut tidak Ada KPPS Diracun
Data yang tercatat dari Perhimpunan Dokter Kardiovaskuler Indonesia menunjukan ada 13 petugas KPPS yang meninggal karena serangan jantung. Mereka dirawat di rumah sakit. Anwar menyebut faktor kelelahan menyumbang 26% sebagai pemicu serangan jantung. Faktor lainnya ialah stres.
Mengutip jurnal British Journal of Clinical Pshicology pada 1992, ungkap Anwar, salah satu penelitian awal kolerasi kelelahan dan kematian mendadak. Hasilnya disimpulkan, tidak ada hubungan antara kelelahan dengan penyakit jantung.
Namun dalam penelitian lebih baru pada 2016 menggunakan fatigue score (skor kelelahan) menunjukan adanya hubungan antara kematian karena kardiovaskuler dan kelelahan. Meskipun, bukan faktor tunggal.
Lalu, dari penelitian lain NUI Galway diketahui bahwa stressor yang berat (hostility and anger), penjadi salah satu prediktor seseorang terkena risiko serangan jantung. Di samping faktor risiko merokok, diabetes hipertensi dan obesitas.
"Stress dan kelelahan membuat seseorang yang mengidap penyakit kardiovaskuler berisiko 3 kali lipat mengalami kejadian serangan jantung mendadak," tuturnya.
Kelelahan bukan hanya menjadi pemicu penyakit jantung, tetapi juga stroke. Dokter Spesialis Saraf dr. Rakhmad Hidayat,SpS menjelaskan stroke bisa menyebabkan penurunan fungsi otak sehingga aliran darah tak mengalir ke otak. I
a pun sepakat apabila ada kajian lebih lanjut mengetahui penyebab kematian ratusan petugas pemilu.
Pada kesempatan yang sama, Dokter Spesialis Forensik dr. Ade Firmansyah Sugiharyoto SpF menjelaskan untuk mengetahui penyebab kematian pada ratusan petugas pemilu, dapat dilakukan autopsi. Autopsi klinis, imbuhnya, bisa dilakukan apabila keluarga yang bersangkutan setuju.
Kementerian Kesehatan sendiri tengah melakukan audit medik bagi penyelenggara pemilu yang meninggal di rumah sakit dengan melibatkan dinas kesehatan sebagai penanggung jawab.
Sedangkan bagi petugas pemilu yang dilaporkan meninggal di rumah, Kementerian Kesehatan meminta rumah sakit dan dinas provinsi melakukan otopsi verbal.
"Otopsi verbal adalah suatu metode untuk mengetahui penyebab kematian melalui wawancara dengan anggota keluarga mengenai tanda-tanda dan gejala-gejala yang muncul sebelum seseorang meninggal, dengan menggunakan kuesioner yang telah terstandar," kata Direktur Kesehatan Rujukan Kemenkes dr. Tri Hesti Widiastuti SpM pada kesempatan yang sama. (OL-8)
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Bertambahnya suhu bumi membuat kuman maupun virus bisa bertumbuh dengan lebih subur sehigga cukup berbahaya pada anak yang belum terproteksi dengan imunisasi rutin.
Dokter spesialis kedokteran olahraga dr Andi Kurniawan Sp.KO ingatkan jemaah haji waspadai risiko diabetes, hipertensi, hingga jantung akibat cuaca ekstrem.
Berdasarkan data Kemenkes, grafik kasus campak sempat melonjak tajam pada pekan pertama Januari 2026 dengan total 2.220 kasus.
Obesitas bukan sekadar persoalan penampilan atau gaya hidup. Ini penyakit kronis yang risikonya besar terhadap kesehatan.
Kemenkes menyebut terdapat 3 penyakit yang banyak ditemukan pada pemudik lebaran 2026 yakni hipertensi (darah tinggi), cephalgia (nyeri kepala), dan gastritis (maag).
Analisis dampak ekonomi jika Pilkada dipilih DPRD. Lebih dari 3 juta petugas KPPS, industri percetakan, dan UMKM terancam kehilangan pendapatan masif.
Sebanyak enam petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) meninggal dunia saat bertugas selama penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024.
KPU resmi membuka pendaftaran Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang akan bekerja saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024
HONOR KPPS Pilkada Serentak 2024 akan lebih rendah dibanding petugas KPPS yang bertugas pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Februari lalu.
Untuk satu tempat pemungutan suara (TPS) nantinya akan diisi oleh 7 anggota KPPS dan perekrutan ini menjadi kewenangan panitia pemungutan suara (PPS).
KPU Tangsel mulai membuka tahapan rekrutmen KPPS Pilkada 2024
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved