Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan delapan terduga teroris yang ditangkap di Bekasi, Tegal, dan Bitung (Sulawesi Utara), merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung. Mereka berencana memanfaatkan momentum pemilu untuk melancarkan aksi, khsusnya di Jakarta.
"Ini adalah kelompok terstruktur dan memiliki tujuan. Tujuan pertama, yaitu amaliah dengan sasaran anggota kepolisian yang bertugas. Kedua, memanfaatkan momentum pemilu, khususnya yang ada di Jakarta," ungkap Dedi di Mabes Polri, Jakarta, kemarin.
Ia menambahkan, dalam momentum pemilu, ketika Jakarta terjadi unjuk rasa dan mengarah pada tindakan anarkistis, itu merupakan kesempatan bagi mereka untuk melakukan serangan.
"Ketika di Jakarta ada unjuk rasa dan unjuk rasa itu mengarah pada tindakan anarkistis dan kaos, nah itu merupakan momentum bagi mereka untuk serangan bom bunuh diri atau melakukan aksi terorisme sehingga menjadi pemantik kelompok lainnya untuk lakukan hal serupa," jelasnya.
Dikatakannya, aksi yang direncanakan itu cukup berbahaya karena palaku menyamar menjadi kelompok yang ikut dalam unjuk rasa.
"Mereka sudah mempersiapkan berbagai hal. Misalnya, melakukan serangan bom yang dilempar ke fasilitas vital," ujar Dedi.
Salah satu meomentum yang diincar, imbuh Dedi, yakni jika di Jakarta terjadi unjuk rasa atau people power pada 22 Mei mendatang.
"Momentum tersebut merupakan kesempatan untuk melakukan aksi bom bunuh diri."
Hal itu diharapkan menjadi pemantik bagi kelompok teroris lainnya untuk melakukan hal serupa di sejumlah wilayah. "Mereka menghendaki seperti itu," sebut Dedi.
People power, sambungnya, menjadi sarana bagi kelompok JAD untuk melakukan aksi teror. Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menangkap delapan terduga teroris jaring-an JAD Lampung di Bekasi, Tegal, dan Bitung dalam tiga hari berturut-turut, yakni pada Kamis (2/5), Sabtu (4/5), dan Minggu (6/5). Mereka adalah RH, M, SL, AN, MC, MI, IF, dan T. (Rif/P-2)
KAKORLANTAS Polri memastikan akan melakukan evaluasi terhadap perusahaan taksi listrik hijau atau Green SM menyusul kecelakaan kereta KRL di Bekasi Timur, Senin (27/4)
Barisan Rakyat Cinta TNI (BRCT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mahkamah Konstitusi di Jakarta pada Rabu (22/4).
Polri mengungkap berbagai modus haji ilegal yang merugikan jemaah, mulai dari penyalahgunaan visa hingga skema ponzi. Simak detail lengkapnya di sini.
Kepercayaan penuh yang diberikan Presiden Prabowo kepada Kapolri Listyo Sigit merupakan fondasi yang kuat bagi operasionalisasi agenda anti-penyelundupan.
TS alias Ki Bedil ditangkap oleh Satresmob Bareskrim Polri terkait penjualan senjata api ilegal di Jawa Barat. Ki Bedil menjual senjata api ilegal selama 20 tahun. fakta-fakta soal Ki Bedil
Modus pertama melibatkan pengoplosan dan konversi ilegal, di mana isi LPG 3 kg bersubsidi dipindahkan ke tabung nonsubsidi untuk dijual dengan harga pasar.
BADAN keamanan menyelidiki penemuan tiga selongsong peluru, termasuk dua peluru tajam yang ditemukan di antara puing-puing lokasi ledakan di dekat Stasiun Metro Red Fort di Delhi, India.
BADAN Investigasi Nasional India mengumumkan telah menangkap seorang pria yang diduga terlibat dalam perencanaan serangan bom mobil mematikan pekan lalu di dekat Benteng Merah, Delhi.
PIHAK berwenang India pada Minggu (16/11) menyatakan bahwa ledakan mobil mematikan di New Delhi awal pekan ini merupakan aksi teror yang dilakukan oleh seorang pelaku bom bunuh diri.
PEMERINTAH Pakistan menyatakan siaga penuh setelah serangan bom bunuh diri di luar gedung pengadilan distrik Islamabad pada Selasa (11/11) menewaskan sedikitnya 12 orang.
SERANGAN bom bunuh diri mengguncang ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11), menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 27 lainnya di luar gedung pengadilan distrik.
PERDANA Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkapkan pasukan militernya telah menjatuhkan 153 ton bom ke wilayah Gaza.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved