Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengisi kegiatan kampanye rapat umum dengan bersafari selama sepekan di wilayah Sulawesi (Selebes), mulai 23-31 Maret 2019. Setiap daerah yang dikunjungi Surya dan rombongan mendapat sambutan antusias dari warga.
Safari dimulai dari Makassar dan berakhir di Kendari, Sulawesi Tenggara. Di Makassar, Surya meresmikan 1.000 lorong NasDem. Atribut NasDem menyulap Kota 'Anging Mamiri' sehingga tampak membiru hingga ke lorong-lorong sempit.
Saat kampanye di Lapangan Basulapa, Gorontalo, pada 24 maret, puluhan ribu orang gegap gempita menyambut para jurkam NasDem. Surya dan rombongan disambut konvoi puluhan becak motor (bentor) yang diinisiasi Caleg DPR RI Partai NasDem dari dapil Gorontalo, Rachmad Gobel.
Di depan puluhan ribu kader dan simpatisan dengan atribut kebesaran berwarna biru, Surya menegaskan bahwa NasDem mendorong seluruh kader dan simpatisan untuk menjaga semangat persatuan dan persaudaraan.
Baca juga: Surya Paloh : Potensi Perpecahan Kini Di Depan Mata
Di sini Surya menegaskan kembali komitmen NasDem untuk memenangkan Jokowi-Amin. Alasannya sederhana, visi dan misi NasDem sejalan dengan visi dan misi Jokowi.
Pada hari berikutnya, Surya bergerak menuju Sulawesi Barat, tepatnya Mamuju. Ia berkampanye di Lapangan Pantai Anjungan Manakarra. Sama seperti di Makassar dan Gorontalo, bendera dan atribut NasDem menghiasi kota itu.
"Saya datang untuk memastikan, gunakanlah hak politik untuk memilih Jokowi dan NasDem," tegas Surya Paloh di hadapan puluhan ribu warga Mamuju yang memadati area kampanye.
Dari Mamuju, Surya yang antara lain didampingi Ketua Umum Garda Pemuda NasDem Prananda Surya Paloh, Bendahara Umum NasDem Ahmad Ali, dan Ketua DPP NasDem Willy Aditya, beranjak ke Sulawesi Tengah. Mereka disambut konvoi seribu sepeda motor.
Bergandengan tangan
Di daerah itu, mereka meggelar kampanye terbuka di Lapangan Kilongan Luwuk, Banggai.
Kepada puluhan ribu kader dan simpatisan NasDem, Surya mengimbau agar warga aktif datang ke TPS untuk memaksimalkan hak pilih dalam Pemilu serentak 17 April 2019. "Kita harus datang ke TPS," tegasnya.
Selanjutnya, Surya bersama rombongan menuju Manado, Sulawesi Utara. Kampanye rapat umum digelar di Stadion Klabat, Manado, Rabu (27/3).
Puluhan ribu warga Kota Manado tak beranjak dari lokasi kampanye. Mereka setia mendengarkan orasi, berkali-kali bersorak dan bertepuk.
"Kita tinggal di bumi Indonesia dengan satu komitmen yang diletakkan pendiri bangsa, yakni hidup saling bergandengan tangan, gotong royong, dan toleransi. Itulah prinsip dasar yang terdapat dalam Pancasila," ucapnya.
Dari Manado, safari berlanjut ke Sulawesi Tenggara, tepatnya Kendari pada Jumat (29/3). Dalam kampanye terbatas yang digelar di sebuah hotel, Surya lagi-lagi menekankan pentingnya memenangkan Jokowi-Amin.
"Saya tekankan bahwa kemenangan Jokowi-Amin lebih penting daripada kemenangan Partai NasDem."
Rangkaian safari politik orang nomor satu NasDem itu berakhir di Makassar, pada Minggu (31/3). Surya dan rombongan menyatu dalam kampanye akbar Jokowi yang berpusat di Lapangan Karebosi.
Kehadiran ratusan ribu orang yang mengelu-elukan Jokowi dalam kampanye tersebut, kian menyakinkan Surya dan semua yang hadir bahwa kekuatan pasangan 01 di Sulawesi sungguh menakjubkan. (P-2)
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh, meminta seluruh kadernya untuk memperkuat dan merapatkan barisan untuk menghadapi dinamika politik yang terus berubah.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, merespons usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik.
FRAKSI Partai NasDem DPR RI mengusulkan kenaikan angka ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dalam sistem pemilu mendatang.
Meski demikian, Kholid menegaskan bahwa setiap partai memiliki kedaulatan dalam mengatur mekanisme internalnya.
Menurut dia, figur-figur yang ingin menjadi calon presiden atau wakil presiden juga harus masuk terlebih dahulu sebagai kader partai politik.
KETUA Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah isu soal NasDem dan Gerindra akan melakukan penyatuan atau merger.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved