Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh menjelaskan hubungannya dengan Presiden Joko Widodo sebagai seorang sahabat yang berani, ikhlas, dan tulus mendukung.
"Memberi sanjungan sepantasnya. Dan lebih baik memberi tamparan sebagai seorang sahabat, bukan ciuman seorang pengkhianat," kata Surya saat hadir di Opsi Metro TV, Senin (1/4) malam.
Menurut Surya, itu adalah konsekuensi persahabatan. "Menerima bukan hanya kelebihan tapi juga kekurangannya. Sebagai sahabat, kita tidak mau menjerumuskan bila dia nyaris masuk jurang. Sahabat yang baik harus bisa menariknya," tegas Surya.
Baca juga: Yakinkan Ulama Aceh, Surya Paloh: Jokowi tidak Anti-Islam
Ketika host Opsi, Aviani Malik, menanyakan, apakah Surya Paloh pernah menampar Jokowi sebagai seorang sahabat, Surya dengan tersenyum mengatakan, "Saya belum pernah menampar Pak Jokowi, hahaha."
Yang pasti, jelas Surya, Jokowi masih merupakan calon yang terbaik. "Yang terbaik ada di Pak Jokowi. Negeri ini sesungghnya membutuhkan Jokowi agar terpilih kembali. Itu harapan yang ada."
Sebab, menurut Surya, Jokowi adalah seorang yang humble. "Pak Jokowi adalah seorang yang rendah hati, bukan rendah diri. Dia bisa menempatkan posisi dan berinteraksi dengan seluruh kelompok mmasyarakat. Mulai yang paling bawah, setara, atau lebih senior," papar Surya.
Selain itu, sambung Surya, Jokowi memiliki etos yang patut diacungi jempol dan bekerja tanpa lelah.
Apalagi, imbuh Surya, Jokowi mampu tidak mencampuradukkan kepentingan diri dan keluarga dengan masyarakat dan bangsa. "Bayangkan seorang pemimpin dengan otoritas presiden, kepala pemerintahan, dan kepala negara. Kalau sampai dia mencampuradukkan urusan keluarga dan jabatan, mabok kita. Jokowi bisa memisahkan itu," kata Surya.
Dan selama berinteraksi dengan Jokowi, Surya mengaku sudah terjadi perubahan di Jokowi. "Kalau saya katakan tidak ada, saya salah. Sebagai seorang yang merasa dekat, saya ikuti perkembangannya. Kalau empat tahun lalu, hati saya bertanya apa yang hendak dia bicarakan, hari ini saya akui betapa dia telah menguasai konten dari apapun yang akan dia utarakan. Bahkan, saya harus akui, dia sudah lebih hebat dari yang saya pahami," tegas Surya. (X-15)
Ia menjelaskan, gagasan otonomi daerah mulai dirintis pada penghujung masa pemerintahan Soeharto.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons pernyataan Jusuf Kalla terkait peran politiknya bagi Jokowi. Gibran sebut JK sebagai idola dan mentor
PRESIDEN ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi buka suara terkait pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla soal jasanya mengantarkan Jokowi menjadi presiden.
POLEMIK terkait ijazah palsu Jokowi yang merupakan Presiden ke-7 RI dinilai belum akan mereda dalam waktu dekat meskipun sudah ada jalur hukum
POLDA Metro Jaya menghentikan penyidikan terhadap tiga orang tersangka terkait kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi setuju dengan langkah Wakil Presiden ke 10 dan ke 12 Jusuf Kalla melaporkan Rismon Sianipar yang menuduhnya mendanai Roy Surya dkk soal kasus ijazah palsu
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh, meminta seluruh kadernya untuk memperkuat dan merapatkan barisan untuk menghadapi dinamika politik yang terus berubah.
Simak daftar ketua umum partai politik dengan masa jabatan terlama di Indonesia serta analisis urgensi usulan pembatasan masa jabatan ketum parpol.
Tokoh pers nasional yang juga Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menekankan pentingnya peran pers dalam kehidupan kebangsaan saat halalbihalal Partai NasDem bersama Forum Pemred.
Surya Paloh respons pemberitaan Majalah Tempo. Ketum NasDem ini ajak pers jaga suasana kebatinan dan tegaskan kritik harus tetap dalam koridor fakta.
Surya paloh mengajak Forum Pemred sebagai motor penggerak yang mampu menggerakkan komunitas pers di Indonesia.
DPW NasDem Jawa Tengah mengecam keras cover Majalah Tempo yang dinilai menghina Surya Paloh. Mereka siap melapor ke Dewan Pers terkait dugaan pelanggaran etika.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved