Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN Ayep Zaki-Bobby Maulana (Ayeuna) makin percaya diri mengikuti perhelatan Pemilihan Walikota Sukabumi setelah Partai Amanat Nasional (PAN) dan Hanura memberikan formulir B1-KWK pada Minggu (26/8). Dengan demikian, Ayeuna sudah mengantongi tujuh kursi persyaratan mendaftarkan pasangan calon Walikota ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Saya telah mendapatkan B1 KWK dari Partai Amanat Nasional (PAN). Jadi sampai saat ini pasangan "Ayeuna" sudah mendapatkan rekomendasi dari tiga partai, yakni Partai NasDem tiga kursi, Hanura satu kursi dan Partai Amanat Nasional (PAN) tiga kursi," ujar Ayep dalam keterangannya, Senin (27/8).
Ayep menambahkan, saat ini masing menunggu rekomendasi dari DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan PDI Perjuangan (PDI-P) yang tinggal menunggu proses dalam waktu dekat ini. PPP memiliki tiga kursi di Kota Sukabumi dan PDI Perjuangan empat kursi.
Baca juga : 7 Rekomendasi Pilkada NasDem Jabar, Ayep Zaki untuk Kota Sukabumi
"Alhamdulillah jelang pendaftaran semua dapat berjalan lancar. Ini jelas menjadi motivasi dan kekuatan dalam berjuang di perhelatan Pilkada 2024 nanti. Saya sangat bahagia, sangat senang setelah B1 KWK dari PAN, NasDem, dan Hanura sudah di tangan saya," terang Ayep.
Adapun dua partai koalisi lainnya yaitu PPP dan PDI-P tinggal menunggu proses dalam waktu dekat ini. Ia mengaku bersyukur dalam proses jelang pendaftaran semua dapat berjalan dengan lancar. Hal ini menurutnya menjadi motivasi dan kekuatan dalam berjuang di perhelatan Pilkada 2024.
"Insya Allah dalam 1-2 hari ini PDI-P yang memiliki 4 kursi dan PPP punya 3 kursi akan segera diserahkan, sehingga saya sangat bahagia sangat senang setelah B1 KWK dari PAN, NasDem, dan Hanura sudah ditangan saya," paparnya.
Baca juga : Ayep Zaki Serahkan Berkas Pendaftaran Cawalkot Sukabumi ke Gerindra
Ayep juga berharap semua proses perhelatan Pilkada 2024 dapat berjalan dengan aman, damai, jujur dan adil. Menurutnya, ini adalah permulaan dalam berjuang memenangkan kontestasi Pilkada 2024.
"Mohon doa dan dukungan untuk semuanya agar niat baik saya dan kang Bobby Maulana untuk mengabdikan diri di tanah kelahiran kami dapat berjalan dengan lancar. Apalagi kami sudah menyiapkan banyak program yang tertuang dalam visi misi kami," tegas Ayep.
Ketua PAN Kota Sukabumi, Usman Maulana Yusuf membenarkan SK B1-KWK dari DPP PAN sudah diserahkan pada pasangan bacalon Ayep Zaki-Bobby Maulana.
Baca juga : 4 Tahun Terjun ke Politik untuk Masa Depan Sukabumi yang Lebih Baik
"Ya, hari ini (Minggu) pukul 14.00 WIB telah diserahkan SK B1-KWK untuk pasangan Ayep Zaki dan Bobby Maulana. Diserahkan oleh DPP PAN yang diwakili Waksekjen Agus Sudarto dan kang Hoerudin DPR RI fraksi PAN didampingi saya sebagai Ketua DPD PAN Kota Sukabumi," ucapnya.
Maulana juga mengaku sebelum rekomendasi ini diserahkan, mesin partai PAN sudah dipanaskan dan siap untuk memenangkan pasangan Ayep Zaki-Bobby Maulana atau Ayeuna.
"Mesin partai PAN sudah siap untuk berjuang dalam perhelatan Pilkada serentak 2024 dan mengantarkan Ayep Zaki-Bobby Maulana ke kursi eksekutif atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi," tegasnya.
Di tempat terpisah, Plt Ketua DPC Hanura Eka Setia mengungkapkan, sosok Ayep dan Bobby dinilai merupakan wajah baru di Kota Sukabumi. Di sisi lain, mereka akan melawan dua pasangan calon yang memiliki rekam jejak pernah memimpin Kota Sukabumi.
"Strategi yang sudah Pak Ayep Zaki sampaikan itu menarik bagi Hanura. Ini menarik justru karena jarang. Rata-rata ASN, ini di luar ASN, menarik ini akan jadi sejarah dan wajah baru Kota Sukabumi. Pertama kali dari luar ASN atau legislatif," tandas Eka. (Z-6)
Proses perbaikan masih berlangsung secara intensif dengan fokus pada perkuatan tubuh ban rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api. U
Hasil asesmen di lapangan, panjang rekahan tanah sekitar 8 meter dengan kedalaman 50 sentimeter.
Di Kampung Cibolang RT 03/06 Desa/Kecamatan Curugkembar, dampak cuaca ekstrem mengakibatkan sebuah jembatan tergerus longsor.
Berdasarkan hasil monitoring di Pasar Pelita dan Tipar Gede, harga komoditas yang cenderung masih stabil antara lain beras.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Sukabumi meminta bantuan Pemprov Jabar memperbaiki ruas Jalan Merbabu di Kecamatan Gunungpuyuh.
Penerapan WFH merupakan bagian dari efisiensi. Terutama upaya menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM).
Menurut Titi, pilkada di banyak daerah masih berlangsung dengan biaya politik yang sangat tinggi, sementara sistem pengaturan dan pengawasan dana kampanye belum berjalan efektif.
Direktur IPR, Iwan Setiawan, menyebutkan alokasi anggaran umum untuk Pilkada langsung tahun 2024 saja mencapai Rp38,2 triliun.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Pilkada tak langsung bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved